KITAINDONESIASATU.COM – Gelar juara Liga Inggris yang baru saja diraih Liverpool tidak hanya membawa kebanggaan dan trofi, tetapi juga potensi pendapatan finansial yang sangat signifikan bagi klub. Diperkirakan, The Reds bisa mengantongi hingga 100 juta poundsterling atau setara dengan lebih dari Rp 2 triliun dari berbagai sumber.
Pendapatan terbesar tentu berasal dari hak siar televisi. Sebagai juara, Liverpool akan mendapatkan bagian terbesar dari total pendapatan hak siar domestik dan internasional yang didistribusikan kepada seluruh klub peserta Liga Inggris. Selain itu, jumlah pertandingan Liverpool yang disiarkan secara langsung juga akan berkontribusi pada peningkatan pendapatan melalui facility fees.
Bonus dari sponsor juga menjadi sumber pundi-pundi uang yang tidak sedikit. Banyak kontrak sponsorship klub yang menyertakan klausul bonus jika tim berhasil meraih gelar juara. Kemenangan ini juga akan meningkatkan daya tarik komersial Liverpool, berpotensi menarik sponsor baru atau memperbarui kontrak yang sudah ada dengan nilai yang lebih tinggi.
Selain itu, performa gemilang di Liga Inggris juga akan berdampak positif pada pendapatan dari penjualan merchandise. Permintaan akan jersey dan pernak-pernik Liverpool diprediksi akan melonjak tajam setelah memastikan gelar juara. Tahun lalu Manchester City yang menjadi juara Liga Inggris meraih uang Rp 506 miliar dari penyelenggaran Liga.
Meskipun tidak ada hadiah uang tunai khusus dari Premier League untuk juara, distribusi pendapatan yang lebih besar, bonus sponsor, dan peningkatan penjualan merchandise secara keseluruhan dapat memberikan suntikan dana yang sangat besar bagi Liverpool.
Dana ini tentu akan sangat berguna untuk memperkuat skuad dan menjaga daya saing klub di musim-musim mendatang. Keberhasilan ini tidak hanya manis di lapangan hijau, tetapi juga menguntungkan secara finansial.(*)


