KITAINDONESIASATU.COM – Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI masih berlangsung di Aceh dan Sumatera. Berbagai cabang olahraga (cabor) sudah menyelesaikan pertandingannya. Namun sejumlah sorotan mewarnai pelaksanaan PON 2024. Salah satunya terkait penyediaan makanan bagi kontingen, termasuk atlet di dalamnya.
Mulai dari menu makanan, porsi, hingga kontingen yang tidak kebagian jatah makanan dari penyelenggara PON 2024.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut, John Ismadi Lubis, menyampaikan permohonan maaf terkait polemik makanan PON 2024. Dia mengakui kualitas makanan yang disediakan untuk para atlet yang bertanding di PON XXI masih di bawah standar.
“Kalau bicara tentang makanan tentu relatif apalagi masalah enak apapun anggapan orang pasti beda. Tapi kami mohon maaf juga kalau PB PON (Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional) XXI menyiapkan makanan yang memang masih di bawah standar saya bilang,” kata John Ismadi Lubis, kemarin.
John menyebutkan kualitas makanan yang di bawah standar bukan hanya terjadi di Sumut, tapi juga di Aceh. Dua provinsi ini menjadi tuan rumah pelaksanaan PON 2024. Bahkan di Aceh sendiri, makanan untuk para atlet juga sempat terlambat datang.
Kisruh Makanan Atlet PON XXI, KONI Sumut Buka Suara
