Pembalap berusia 20 tahun itu mengaku masih mencoba mencerna keberhasilan besar yang baru saja diraihnya. Ia menyebut musim 2026 sebagai perjalanan yang luar biasa, terlebih bisa berbagi podium dengan Verstappen dan Hamilton.
Antonelli juga mengakui tekanan yang dirasakannya sepanjang akhir pekan di Meksiko lebih besar dibandingkan biasanya. Namun, keberhasilan mengunci gelar membuatnya kini bisa menikmati empat balapan tersisa tanpa beban perebutan gelar.
Pecahkan Rekor Juara Dunia Termuda
Keberhasilan tersebut menempatkan Antonelli dalam catatan sejarah Formula 1. Ia disebut menjadi juara dunia termuda, sekaligus menggeser rekor Sebastian Vettel.
Selain itu, Antonelli menjadi pembalap Italia pertama yang meraih gelar juara dunia F1 dalam 73 tahun terakhir.
Ia kembali menyampaikan terima kasih kepada Mercedes, keluarga, teman-teman, serta para pendukung yang terus memberikan semangat sepanjang musim.
Antonelli menilai keberhasilan ini juga tidak lepas dari kekuatan mobil Mercedes sejak awal kompetisi. Performa tim yang konsisten membuatnya percaya peluang merebut gelar memang terbuka.






