Sport

Kekalahan di China Masters 2024, Gloria dan Dejan Fokus Persiapan untuk World Tour Finals

×

Kekalahan di China Masters 2024, Gloria dan Dejan Fokus Persiapan untuk World Tour Finals

Sebarkan artikel ini
FotoJet 3 26
Gloria dan Dejan Fokus Persiapan untuk World Tour Finals

KITAINDONESIASATU.C0M – Gloria Emanuelle Widjaja dan Dejan Ferdinansyah mengalami kekalahan dalam pertandingan melawan pasangan Tang Chun Man dan Tse Ying Suet dari Hong Kong dengan skor 13-21, 17-21.

Gloria mengungkapkan bahwa pada hari itu dirinya merasa tidak dalam kondisi terbaik, dan sentuhan permainannya tidak sesuai harapan.

“Hari ini feeling touch-nya tidak pas, lagi tidak enak jadi semuanya berantakan mainnya. Di gim kedua perlahan sudah ketemu tapi belum bisa membalikkan keadaan,” ungkap Gloria seperti yang dirilis PBSI pada Jumat, 22 November 2024.

Ia merasa tidak nyaman, sehingga membuat permainannya menjadi kacau dan tidak terorganisir. Meskipun pada gim kedua ia mulai menemukan ritme permainannya, namun ia tidak bisa membalikkan keadaan dan akhirnya harus mengakui kekalahan tersebut.

Gloria mengakui bahwa evaluasi dari tiga turnamen berturut-turut yang diikuti adalah masih kurangnya konsistensi dalam permainan.

Ia menyebutkan bahwa masih ada perasaan panik yang muncul, baik dirinya maupun Dejan, dan itu mempengaruhi keseluruhan permainan mereka.

Gloria menyadari bahwa jika salah satu dari mereka panik, maka performa tim akan terdampak secara keseluruhan. Ia menekankan pentingnya untuk bisa tetap tenang dan fokus di lapangan agar bisa mengatasi tekanan dan mengurangi kesalahan yang tidak perlu.

Meskipun begitu, Gloria menilai pencapaian mereka sejauh ini cukup baik. Namun, ia juga menegaskan bahwa mereka belum merasa puas dengan hasil yang diraih. Gloria menyadari bahwa masih banyak yang harus diperbaiki agar bisa tampil lebih maksimal di turnamen-turnamen berikutnya.

Sementara itu, Dejan Ferdinansyah juga memberikan komentarnya mengenai pertandingan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pasangan lawan kali ini sudah mempersiapkan pertandingan dengan sangat matang, terutama dalam hal servis dan pembukaan permainan.

“Pola permainan lawan kali ini jauh lebih baik dibandingkan dengan pertemuan-pertemuan kami sebelumnya. Hal itu membuat pasangan Tang Chun Man/Tse Ying Suet tampil dengan rasa percaya diri yang tinggi, yang pada akhirnya mempengaruhi jalannya pertandingan.” ungkap Dejan.

Melihat ke depan, Dejan dan Gloria masih memiliki waktu dua minggu menuju World Tour Finals yang akan menjadi turnamen besar pertama mereka.

Dejan mengaku merasa antusias dan sangat menantikan penampilan mereka di ajang tersebut.

Namun, ia juga mengakui bahwa persiapannya relatif singkat, karena hanya ada satu minggu yang intensif untuk latihan, sementara satu minggu lainnya digunakan untuk persiapan Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

Meski demikian, Dejan menyatakan bahwa ia lebih fokus pada persiapan mental dan menjaga konsentrasi agar bisa tampil maksimal di turnamen besar tersebut.

Secara keseluruhan, meskipun mereka mengalami kekalahan, Gloria dan Dejan menyadari adanya ruang untuk perbaikan.

Mereka berkomitmen untuk terus memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada, khususnya dalam hal ketenangan dan konsistensi permainan, demi menghadapi turnamen-turnamen berikutnya dengan lebih baik.- ***

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *