Paul menanggapi dingin dengan menyebut bahwa hanya Tuhan yang bisa melakukan hal tersebut. Joshua pun langsung menyela dengan nada yakin, seolah sudah memprediksi jawaban itu sejak awal.
Diskusi makin tajam ketika pembawa acara menanyakan apakah pernyataan Joshua sudah masuk ke kepala Paul. Sang “Problem Child” mengaku tak terpengaruh, namun bertanya balik bagaimana Joshua akan mewujudkan ancaman tersebut.
Joshua menjelaskan bahwa dalam setiap pertarungan, ia bisa membaca momen ketika energi lawan mulai menghilang. Saat itulah ia akan terus menekan hingga lawan menyerah atau terkapar. “Itu tujuan saya. Menghancurkannya secara spiritual dan mental,” tegasnya.
Setelah cuplikan wawancara tersebut viral, media sosial pun ramai. Banyak warganet menilai Paul terlihat gentar dan salah langkah menerima tantangan Joshua. Sejumlah komentar bahkan menyebut pertarungan ini berpotensi sangat berbahaya bagi Paul.***

