Dalam wawancaranya dengan TNT Sports, Guardiola menyatakan bahwa selama tidak cedera serius, Haaland bisa bermain di puncak selama 10 hingga 12 tahun ke depan.
“Angka-angkanya berbicara sendiri,” ucapnya.
“Dia sudah sejajar dengan para raksasa seperti Van Nistelrooy, Lewandowski, dan dua ‘monster’ itu—Messi dan Ronaldo. Ini bukti nyata bahwa kita sedang menyaksikan sejarah terbentuk,” tambahnya.
Keyakinan pelatih asal Spanyol ini didasarkan pada keyakinan kuat akan cara Haaland samai rekor Messi dan Ronaldo lewat konsistensi dan ketajaman yang luar biasa.
Tidak hanya soal jumlah gol, Guardiola juga menyoroti perkembangan mental dan kepemimpinan Haaland di musim baru ini. Striker berusia 25 tahun itu kini masuk dalam kelompok empat pemain inti yang diberi tanggung jawab besar di ruang ganti Man City. Hal ini menandakan bahwa dia tidak hanya optimalkan potensi Haaland secara teknis, tapi juga secara karakter.
“Ini hasil dari lebih banyak pengalaman, tekanan besar, dan perubahan pola pikir. Haaland sedang matang,” tambahnya.
Perkembangan ini menjadi kunci penting dalam upaya tim untuk tingkatkan performa Haaland secara holistik, menjadikannya bukan sekadar mesin gol, tapi sosok panutan.


