KITAINDONESIASATU.COM – Megawati Hangestri Pertiwi benar-benar menjadi bintang di klub barunya Manisa BBSK Turki, kini wanita kelahiran Jember kembali menjadi sorotan.
Pasalnya sepeninggal Megawati dari tim Manisa BBSK, tim ini kembali terpuruk mengalami kekalahan telah saat uji coba melawan Papara Göztepe.
Pada hal ketika Megawati bersama tim Manisa BBSK empat kali laga pramusim yang dijalaninya itu menyapu bersih hingga mendapatka kemenangan secara beruntun.
Bahkan Manisa BBSK berhasil menjuarai turnamen pramusim dengan 3 kemanangan beruntun tak terkalahkan selama laga yang dijalani itu.
Megawati telah membuktikan perannya dalam semua 4 lagai yang dijalani Manisa BBSK, namun kini setelah Megawati kembali ke Indonesia Manisa BBSK harus mengalami kekalahan telak melawan Papara Göztepe
Rupanya Manisa BBSK tak lagi sekuat ketika Megawati berada di tim ini hingga pada laga terakhirnya itu dibuat tak berkutik oleh Papara Göztepe dengan skor 3-1 pada laga Rabu (10/9/2025) kemarin.
Dalam laga ini awalnya Manisa BBSK menang di set pertama, namun sayang dalam 3 set berikutnya Manisa BBSK harus mengalami kekalahan telak, hingga skor 3-1.
Kekalahan ini menunjukkan perbedaan mencolok ketika Manisa BBSK bersama Megawati dan sekarang Megawati sedang tidak memperkuat Manisa BBSK.
Kini Megawati kembali jadi sorotan setelah klub barunya, Manisa BBSK menelan kekalahan perdana di laga uji coba melawan Papara Göztepe di Turki.
Bermain tandang ke markas tim papan atas yang baru promosi ke Sultanlar Ligi (liga voli Turki), Manisa BBSK sempat unggul di set pertama 25-21, namun tanpa kehadiran Megawati, permainan mereka goyah dan akhirnya kalah 1-3.
Pelatih Gorkem Kazan mengakui absennya Megawati menjadi faktor besar kekalahan tim Marisa BBSK, sementara Megatron adalah opposite utama yang sangat diharapkan musim ini.
Ia yakin kualitas Mega bisa jadi kunci membawa Manisa BBSK promosi ke kasta tertinggi voli Turki, Sultanlar Ligi, sehingga tak heran jika sang pelatih berharap Mega segera kembali ke Turki usai menuntaskan tugasnya di Livoli 2025 bersama Bank Jatim.
“Saat ini, Mega memang masih berada di Indonesia untuk persiapan Final Four Livoli 2025. Namun di Turki, rekan setim, pelatih, dan fans sudah menantikan kedatangannya. Kehadiran Mega dianggap vital, bukan hanya soal poin, tapi juga membangun mental juara tim,” ujar Gorkem Kazan.
Sementara format Kadinlar 1 Ligi 2025/2026 sendiri cukup ketat, dengan 28 tim terbagi dalam dua grup, hanya empat tim teratas tiap grup yang berhak melaju ke semifinal, dan dua terendah akan terdegradasi.
Sedang target promosi ke Sultanlar Ligi jelas bukan perkara mudah, sehingga keberadaan Mega dipandang sebagai senjata pamungkas, tim Manisa BBSK.
Kini, semua mata tertuju pada langkah Megawati Hangestri Pertiwi selain membawa juara Bank Jatim berjaya di Livoli 2025/2026 dan segera kembali ke Turki untuk mengangkat nama Manisa BBSK.
Yang pasti fans Megawati sekarang pada posisi berada dua tim di dua negara di Indonesia dan di Turki jelas sama-sama menantikan aksinya untuk menuju kemenangan.
Kita ketahui Megawati saat ini sedang berada di tanah air memperkuat salah satu klub tanah air untuk berlaga di tunamen Livoli 2025.
Megawati kemungkanan akan kembali pulang ke Turki setelah urusan di Livoli selesai , sementara pada bulan Oktober mantan pemain Red Sparks ini akan langsung memulai liga voli Turki musim 2025/2026.
Kini kemampuan Megawati sedang diuji di negara lain untuk membawa Manisa BBSK promosi ke kasta tertinggi liga voli Turki, kehadiran pemain voli berhijab dari Indonesia sempat membuat heboh publik Turki dalam laga uji coba beberapa waktu lalu itu. **

