“Masing-masing pemain cukup bagus dan bertanggung jawab pada perannya masing-masing. Mereka juga lepas berekreasi. Anak-anak main bagus walau awal babak kedua sedikit tertekan.Tapi dengan perubahan strategi dan beberapa pemain rotasi, penampilan kami membaik,” katanya.
Pelatih Papua Barat, Sayan Karmadi, mengaku pasukannya kalah kelas. DKI Jakarta, sebut Karmadi, banyak diperkuat pemain Tim Nasional (Timnas) futsal Indonesia yang memiliki skill individu bagus dan jam terbang tinggi.
“Kami akui secara statistik kekuatan memang sangat timpang. Selain banyak pemain timnas, DKI juga persiapannya sudah lama, sementara kita hanya beberapa bulan. Sejak awal kita sangat sadar dengan kekuatan kita, tapi kita hanya berusaha keluar dari tekanan,” katanya.
Di partai final yang akan digelar Minggu (8/9/2024) di GOR Futsal Dispora Pancing, DKI Jakarta akan menantang Jawa Barat.(Lilik)
