Sosok

Mengenal Wayan Toni, Dirjen Infrastruktur Digital Baru Kementerian Komunikasi dan Digital

×

Mengenal Wayan Toni, Dirjen Infrastruktur Digital Baru Kementerian Komunikasi dan Digital

Sebarkan artikel ini
Wayan Toni

KITAINDONESIASATU.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus berupaya memperkuat struktur organisasi untuk mendukung pengembangan ekosistem digital di Indonesia.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pelantikan pejabat baru oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, pada Senin, 13 Januari 2025, di Jakarta Pusat. Salah satu pejabat penting yang dilantik adalah Wayan Toni, yang kini menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Infrastruktur Digital.

Pelantikan ini merupakan bagian dari strategi Meutya Hafid untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan infrastruktur digital di Indonesia. Selain Wayan Toni, acara tersebut juga melantik Ismail sebagai Sekretaris Jenderal Kemkomdigi serta beberapa Direktur Jenderal lainnya. Bahkan, sosok dari industri kreatif seperti Raline Shah turut dilibatkan sebagai Staf Khusus Menteri Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital.

Melibatkan berbagai kalangan, termasuk profesional di sektor kreatif, menjadi salah satu upaya untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan inovatif. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong percepatan transformasi digital di berbagai sektor.

Perjalanan Karier Wayan Toni di Dunia Telekomunikasi

Wayan Toni bukanlah nama baru di dunia telekomunikasi dan informatika. Pria kelahiran Rejabinangun ini memulai kariernya sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Direktorat Telekomunikasi pada tahun 1997. Sejak saat itu, ia menapaki berbagai posisi penting yang memperkaya pengalaman dan keahliannya dalam bidang telekomunikasi.

Baca Juga  Mengenal Sosok Enzo Allie, Perwira Muda TNI AD yang Berhasil Raih Prestasi di Kopassus

1. Pengalaman Awal (1997-2005)

Pada awal kariernya, Wayan Toni menjabat sebagai staf di Direktorat Telekomunikasi, Ditjen Postel, dari tahun 1998 hingga 2005. Posisi ini menjadi pijakan awal bagi Wayan untuk mendalami berbagai aspek teknis dan operasional dalam dunia telekomunikasi.

2 . Kepala Seksi Operasi Akses Protokol Internet (2005-2011)

Wayan kemudian diberi tanggung jawab lebih besar sebagai Kepala Seksi Operasi Akses Protokol Internet di Direktorat Telekomunikasi. Selama periode ini, ia memainkan peran penting dalam mengelola dan mengembangkan akses protokol internet, yang menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan infrastruktur digital di Indonesia.

3. Posisi Strategis di Direktorat Telekomunikasi (2011-2018)

Pada tahun 2011 hingga 2012, Wayan menjabat sebagai Kepala Seksi Jasa Multimedia di Direktorat Telekomunikasi. Selanjutnya, ia dipercaya sebagai Kepala Subdirektorat Layanan Jasa Telekomunikasi pada periode 2012 hingga 2014. Dari tahun 2014 hingga 2016, ia menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Telekomunikasi Khusus Pemerintah.

Keahliannya terus berkembang hingga ia dipercaya sebagai Kepala Subdirektorat Ekosistem Pita Lebar di Direktorat Pengembangan Pita Lebar dari tahun 2016 hingga 2018. Dalam posisi ini, ia bertanggung jawab atas pengembangan jaringan pita lebar yang mendukung transformasi digital di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Inspirasi Gaya Rambut Cristiano Ronaldo Biar Makin Stylish

4. Kepemimpinan di Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (2018-2023)

Karier Wayan semakin menanjak ketika ia menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika pada tahun 2018 hingga 2023. Pada periode ini, ia terlibat aktif dalam pengelolaan infrastruktur pos dan informatika, termasuk pengembangan regulasi dan kebijakan strategis di sektor tersebut.

5. Dirjen Infrastruktur Digital (2025 – Kini)

Puncak karier Wayan Toni saat ini adalah posisinya sebagai Direktur Jenderal Infrastruktur Digital, yang resmi ia emban sejak 13 Januari 2025. Dalam peran barunya ini, ia bertanggung jawab untuk memastikan pengembangan dan pengelolaan infrastruktur digital berjalan optimal, sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan visi digitalisasi nasional.

Tantangan dan Visi Wayan Toni untuk Infrastruktur Digital

Sebagai Dirjen Infrastruktur Digital, Wayan Toni menghadapi berbagai tantangan, termasuk meningkatkan aksesibilitas jaringan internet di wilayah terpencil, mempercepat pengembangan jaringan 5G, dan mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem digital yang berkelanjutan.

Dalam pidato pelantikannya, Wayan menyampaikan visinya untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur digital yang inklusif, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ia juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan sektor swasta, akademisi, dan komunitas untuk mewujudkan visi tersebut.

Baca Juga  Ini Profil Topan Ginting, Kadis PUPR Sumut yang Terjaring OTT KPK

Kolaborasi dengan Industri Kreatif

Pelibatan Raline Shah sebagai Staf Khusus Menteri Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital menjadi bukti nyata pendekatan kolaboratif Kemkomdigi. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan ekosistem digital tidak hanya bergantung pada infrastruktur teknis, tetapi juga membutuhkan dukungan dari sektor kreatif dan edukasi.

Raline Shah, yang memiliki pengalaman di industri hiburan internasional, diharapkan dapat membantu Kemkomdigi dalam memperluas kerja sama global dan meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat.

Pelantikan Wayan Toni sebagai Dirjen Infrastruktur Digital adalah langkah penting dalam mendukung transformasi digital di Indonesia. Dengan pengalaman panjang di sektor telekomunikasi dan informatika, Wayan diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam pengembangan infrastruktur digital yang lebih merata dan inklusif.

Komitmen Kemkomdigi untuk melibatkan berbagai kalangan, termasuk profesional industri kreatif, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang berkelanjutan. Mari kita dukung bersama langkah-langkah ini demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *