Sosok

Warga Yang Tidak Sanggup Berobat akan Dijemput Dokter

×

Warga Yang Tidak Sanggup Berobat akan Dijemput Dokter

Sebarkan artikel ini
andika Harzumy
Andhika Harzumy

KITAINDONESISASATU.COMMobile homecare atau layanan kesehatan bergerak di mana dokter atau petugas kesehatan yang Mkan mendatangi rumah warga, ditawarkan oleh calon Bupati Serang Andika Hazrumy.

“Jadi, jika  nanti ada warga karena satu dan lain hal tidak bisa berobat ke Puskesmas atau rumah sakit,  dokter atau petugas kesehatan yang akan mendatanginya ke rumah warga,” kata Andika, kemarin.

Kelompok atau golongan masyarakat yang menjadi sasaran dari program mobile homecare adalah golongan lansia atau lanjut usia dan disabilitas. Selain itu, mobile homecare ini juga diproyeksikan bisa melayani daerah-daerah kepulauan di Kabupaten Serang, di mana saat ini warganya jika ingin berobat ke rumah sakit harus menyeberangi perairan laut.

Secara umum, lanjut Andika, saat ini di Kabupaten Serang relatif sudah tidak ada kendala infrastruktur jalan yang misalnya menyulitkan warga untuk datang berobat ke Puskesmas atau rumah sakit. “Kalau di daerah lain kan masih banyak kendala begitu. Di Kabupaten Serang Alhamdulillah hampir semua jalan kabupaten sudah dibeton,” imbuhnya.

Terkait tenaga dokter atau petugas kesehatan yang akan melayani warga melalui program mobile homecare, kata mantan Wakil Gubernur Banteng ini, secara kuantitas saat ini relatif mencukupi. Di tambah Pemkab Serang di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Tatu Chasanah selama dua periode kepemimpinan terus melakukan penambahan dengan giat memberikan beasiswa pendidikan tinggi di bidang kesehatan. “Dan tentu saja In Shaa Allah jika saya memimpin kuota (beasiswa pendidikan tinggi tenaga kesehatan) akan terus dilanjutkan dan ditambah,” kata pria kelahiran16 Desember 1985 ini.

Peningkatan pelayanan kesehatan, Andika, juga akan diimbangi dengan peningkatan status Puskesmas menjadi Puskesmas rawat inap. Sejauh ini sebagian besar Puskesmas di Kabupaten Serang sudah berstatus Puskesmas rawat inap. “Puskesmas yang belum rawat inap menjadi penting untuk ditingkatkan statusnya (menjadi puskesmas rawat inap),” ujar anak mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyahini.

Kendati demikian, peningkataan kapasitas rumah sakit baik secara kuantitas dan kualitas bukan menjadi tidak penting. Pasalnya, keberadaan rumah sakit sebagai pusat pelayanan kesehatan yang paripurna tetaplah diperlukan.

Untuk itu, kata Doktor Ilmu Sosial jebolan Universitas Pasundan Bandung ini, dirinya juga mengagendakan untuk menerbitkan perizinan bagi pendirian rumah sakit penunjang di beberapa wilayah Kabupaten Serang, sebagai rumah sakit penyangga dari rumah sakit milik Pemkab Serang yaitu RSUD (rumah sakit umum daerah) dr Drajat Prawiranegara yang saat ini lokasinya berada di wilayah Kota Serang. “Jadi harus ada penerbitan Izin rumah sakit kelas C, D, dan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat daerah kabupaten,” kata Andika.

Seperti diberikan, pasangan Andika-Nanang secara resmi sebagai calon Bupati dan WAkil Bupati Serang dengan nomor urut 1. Keduanya diusung oleh 6 partai yaitu Golkar, PDI Perjuangan, PKB, Demokrat, PPP dan PKN. Keduanya juga mendapat tambahan dukungan dari 4 parpol yaitu Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Hanura dan Partai Ummat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *