KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto mengganti Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Di kementerian ini, selain dipimpin seorang menteri yang diisi oleh Wihaji, juga memiliki wakil menteri diemban oleh Isyana Bagoes Oka. Karena baru dibentuk, ternyata sang wakil belum memiliki ruang kerja.
Dalam acara pisah sambut yang digelar Rabu (23/10) kemarkn, Sekretasi utama BKKBN Tavip Agus Rayanto mengungkapkan, pihaknya belum memiliki ruangan kerja untuk wakil menterinya Isyana Bagoes Oka.
“Ibu (wamen) belum punya ruangan. Tapi semua deputi menawarkan untuk memberikan ruangan untuk Ibu Isyana,” ungkap Tavip, yang dikutip Rabu (23/10).
Pada kesempatan itu juga, Wihaji dan Isyana bersyukur dan berterima kasih atas ditunjuknya menjadi bagian program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ini.
“Goal-nya BKKBN yang diminta oleh bapak Presiden Prabowo adalah jangan sampai kita terlalu banyak loss generation, kehilangan generasi dan itu tanggung jawab kita (Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN),” ujar Wihaji.
Sementara itu, mantan Plt. Kepala BKKBN, Sundoyo, berharap, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga bisa mengakomodir pekerjaan BKKBN yang luar biasa sangat besar untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
“Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sangat-sangat strategis. Untuk mencapai Indonesia Emas salah satu yang harus diperbaiki dan didorong adalah SDM (Sumber Daya Manusia) yang unggul,” ujarnya. (*)






