Terpilih dalam Sidang Umum MPR 1993, Try dikenal sebagai sosok yang jujur, rendah hati, dan berintegritas. Meskipun berada di puncak jabatan, ia tidak menunjukkan ambisi berlebihan.
Setelah masa jabatannya berakhir pada era reformasi, digantikan oleh BJ Habibie, Try tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi.
Ia juga merupakan anggota partai Golkar dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.
Hingga kini, Try Sutrisno dihormati sebagai negarawan yang telah berkontribusi besar bagi bangsa, dengan dedikasi dan pengabdian sepanjang hidupnya.




