Sosok

Veronica Tan, dari Pendamping Politisi Melangkah ke Kabinet 

×

Veronica Tan, dari Pendamping Politisi Melangkah ke Kabinet 

Sebarkan artikel ini
Veronica Tan calon anggota kabinet Prabowo Subianto. (Aris MP)
Veronica Tan calon anggota kabinet Prabowo Subianto. (Aris MP)

Ibunya berharap anak-anak memperoleh pendidikan tinggi, dan di masa depan mereka nantinya mampu mandiri .

“Mama ingin anak-anaknya sekolah tinggi. Anak perempuan minimal harus punya karier,” ujar Veronica Tan.

Sikap serta karakter dari ibu membentuk sosok Veronica Tan saat ini, yang kemudian mengantarkan ia ke Jakarta usai menjalani pendidikan sejak SD hingga lulus SMP di Medan.

Setelah itu ia melanjutkan SMA di Jakarta. Perempuan keturunan Tionghoa ini sempat diterima di Universitas Katolik Parahyangan Bandung.

Namun orang tua melarang kuliah di Bandung. Akhirnya ia belajar Arsitektur di Universitas Pelita Harapan.

Namun, ia tak selesai sarjana. Pada usia muda, umur 19 tahun, Ahok mengajaknya menikah pada 6 September 1997.

Ia bercerita, pertama kali bertemu Ahok di salah satu gereja di Pluit, Jakarta.  Dari pernikahan tersebut, pasangan ini dikarunia tiga anak, yaitu Nicholas Sean Purnama, Nathania Berniece Zhong, dan Daud Albeenner Purnama.

Perjalanan Veronica Tan cukup panjang mengikuti aktivitas politik sang suami. Ia pernah menetap di Belitung, Pemprov Bangka Belitung (Babel), saat Ahok menjadi anggota DPRD Babel periode 2004-2009.

Kemudian kembali ke Jakarta, setelah mantan suaminya terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar, pada Oktober 2009.

Saat Ahok ditahan atas kasus penistaan agama, ia membacakan sebuah surat buatan Ahok kepada para pendukungnya.

Kabar tak sedap menerpa dirinya. Pada 5 Januari 2018, Ahok menceraikan Veronica.

Pada tahun yang sama, kisah-kasih pasangan Veronica-Ahok diflimkan dengan judul “A Man Called Ahok”. Vigir Veronica Tan diperankan oleh Jenny Zhang.

Menjadi single woman, memaksa Veronica mandiri secata ekonomi. Awalnya ia  membuka usaha menjual daging sapi import kualitas premium.

Usahanya tersebut diberi nama Alpha Argo Indonesia dengan produk unggulannya wagyu. Produknya ini telah dijual di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bali, Banjarmasin, hingga Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *