Sosok

Sosok Risma Dari Sekolah Gratis Hingga Penghargaan Internasional

×

Sosok Risma Dari Sekolah Gratis Hingga Penghargaan Internasional

Sebarkan artikel ini
TRI RISMAHARINI
Tri Rismaharini saat blusukan banjir. foto: yuyung abdi

KITAINDONESIASATU.COM – Sosok Tri Rismaharini yang akrap dipanggil Risma merupakan seorang Menteri Sosial Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju sejak tanggal 23 Desember 2020.

Risma yang sebelumnya adalah menjabat wali kota Surabaya sangat menginspirasi bagi wanita-wanita lain yang ingin maju dalam bidangnya.

Bahkan saat menjadi wali kota di Surabaya, wanita lulusan ITS Surabaya ini menjadi harapan baru para wanita penggerak PKK dari tingkat RT di seluruh Kota Surabaya.

Tidak hanya para ibu saja Bu Risma panggilan akrab Tri Rismaharini juga mendapat simpati dari para warga yang lain, karena kebijakannya yang sangat pro rakyat.

Risma sendiri dikenal sebagai wali kota yang program-programnya sangat pro rakyat dan langsung terjun ke masyarakat untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi.

Proyek penanggulangan banjir dan pembebasan lahan atau penggusuran dengan dengan model ganti untung mendapatkan respon yang positif dari warga Kota Surabaya, yang merelakan tanahnya digusur untuk proyek infrastruktur.

Program pavingisasi dan kebersihan, pengembangan pertamanan, pertanian dari tingkat RT hingga tingkat kota dilakukan dengan baik dan berdampak positif terhadap perkembangan Kota Surabaya.

Bahkan wali kota wanita pertama sepanjang sejarah di Surabaya ini, sepertinya hampir tak pernah tidur, aktivitasnya sangat tinggi dia juga mampu memberikan kesejahteraan yang baik kepada karyawan lingkungan Pemkot Surabaya, namun harus diikuti dengan kerja keras yang tinggi pula.

Sampai-sampai para kepala Dinas dilingkungan Pemkot Surabaya dipastikan tidak pernah ‘tidur’, tidak pernah ambil cuti, atau meninggalkan Kota Surabaya jika tidak ada acara yang sangat mendesak.

Baca Juga  Mengenal Edwin Hidayat Abdullah yang Resmi Dilantik Sebagai Dirjen Ekosistem Digital

Namun kerja keras Wali Kota Risma memberikan dampak yang sangat baik bagi kemajuan Kota Surabaya, selain penataan kota, pertamanan hingga penataan kawasan dan sistem pemerintahan menjadi lebih baik.

Sistem pemerintahan yang transparan dan terbuka hingga sangat kecil memberikan peluang terjadinya penyelewengan anggaran, korupsi dan kolusi di lingkunag Pemkot Surabaya.

Begitu juga degan sistem layanan masyarakat dari tingkat kelurahan hingga layanan di lingkungan Pemkot Surabaya berjalan sangat baik, begitu juga dengan pendidikan.

Sejak wali kota di jabat Tri Rismaharini seluruh pendidikan negeri dari SD hingga SMA diberikan secara gratis dan benar-benar gratis tidak ada pungutan sekecil apapun.

Begitu juga dengan masyarakat Kota Surabay juga diberikan layanan kesehatan secara gratis oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui asuransi BPJS.

Masa kecil Risma lebih banyak dihabiskan di Kota Kediri dan lulus SDN Negeri di Kota Kediri tahun 1973.

Setelah lulus SD tahun 1973, Risma kemudian bersama orangtuanya pindah ke Surabaya dan bersekolah di SMPN 10 Surabaya dan lulus tahun 1976.

Selanjutnya Risma melanjutkan jenjang di atasnya dan masuk di SMA Negeri 5 Surabaya dan lulus pada tahun 1980.

Setelah lulus SMA Risma kemudian memilih melanjutkan ke perguruan tinggi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Suraya dan lulus pada tahun 1987.

Di tahun 1990-an Risma kemudian diterima sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkot Surabaya dan menjadi staf PNS di Pemkot Surabaya.

Baca Juga  45 Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Juli 2025, Akses Pendidikan Gratis untuk Keluarga Miskin

Sambil bekerja Risma masih sempat berkuliah di pascasarjana ITS Surabaya dengan mengambil jurusan Manjemen Pembangunan Kota dan lulus tahun 2002.

Ketika Risma lulus S2 tahun 2002 dirinya sudah menjabat sebagai Kepala Bagian Bina Bangunan Kota Surabaya.

Sejak saat itu karier Ibu dari dua anak ini terus menanjak hingga tahun 2015 saat menjabat sebagai Wali Kota Surabaya yang kedua kalinya mendapatkan gelar kehormatan.

Risma mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari kampusnya ITS yang diberikan dari bidang Manajemen Pembangunan Kota di Jurusan Arsitektur FT Sipil dan Perencanaan.

Kini tahun 2024 Tri Rismaharini berpasangan dengan Gus Hans mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jatim bersaing dengan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan pasangan Luluk-Lukman pada Pilkada 27 November 2024 mendatang.

Berikut Biodata Tri Rismaharini dirangkum dari berbagai sumber resmi:

Nama : Dr. (H.C) Ir Tri Rismaharini, M.T
Tempat Tanggal Lahir : Kota Kediri, 20 November 1961
Suami : Ir. Djoko Saptoadji
Anak : Fuad Bernardi – Tantri Gunarni Saptoadji

Pendidikan

SD Negeri Kota Kediri lulus tahun 1973
SMP Negeri X Surabaya lulus tahun 1976
SMU Negeri V Surabaya lulus tahun 1980
S1 Arsitektur di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) lulus tahun 1987
S2 Manajemen Pembangunan Kota Surabaya ITS lulus tahun 2002.

Karier
Tahun 1990-an PNS di Pemkot Surabaya tahun 1990 sebagai staf biasa

Tahun 1997-2000 – Kepala Seksi Tata Ruang dan Tata Guna Tanah Bappeko Surabaya
Tahun 2001 – Kepala Seksi Pendataan dan Penyuluhan Disbang
Tahun 2001 – Kepala Cabang Dinas Pertamanan
Tahun 2002 – Kepala Bagian Bina Bangunan
Tahun 2005 – Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan
Tahun 2010 – Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan
Tahun 2010 – Wali Kota Surabaya I
Tahun 2015 – Wali Kota Surabaya II
Tahun 2019 – Dewan Pengurus Pusat DPP PDI Perjuangan 2019-2024.
Tahun 2020 – Menteri Sosial Kabinet Indonesia Maju sejak 23 Desember 2020 hingga September 2024.

Baca Juga  Prabowo Beri Bantuan Bagi Korban Unjuk Rasa, Sipil dan Aparat

Penghargaan
Tahun 2010-2015
Saat menjabat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meraih banyak penghargaan baik di tingkat nasional maupun internasional.

  • Bahkan penghargaan kota layak anak dan Adipura Kencana diraih berturut-turut.
  • Penghargaan pengelolaam taman terbaik seluruh Indonesia, hingga terkenal di level nasional dan internasional.

Surabaya yang sebelumnya dikenal dengan panas dan gersang kini menjadi Surabaya yang hijau dengan tumbuhnya berbagai tanaman dan taman di Kota Pahlawan ini.

  • Tahun 2014 – Mayor of the month
  • Tahun 2015 – Wali Kota Terbaik dunia dari Citymayors.com
  • Tahun 2015 – Penghargaan World Mayor Commendation dari World Mayor Project dan masuk 50 tokoh besar dunia di peringkat 24 dari media terkemuka Amerika Serikan, fortune.
  • Tri Rismaharini kerap mendapatkan undangan di berbagai forum internasional termasuk Furm PBB, mendapatkan undangan pembicara penataan kota dari negara-negara internasional.
  • President United Cities and Local Government Asia Pasific (UCLG-Aspac)
  • 14 September 2018 terpilih secara aklamasi sebagai Presiden UCLG-Aspac 2018-2020, menggantikan Gubernur Provinsi Jeju, Krea Selatan, Won Hee-ryong. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *