Sosok

Sosok Cucu Megawati Lulusan Jepang Jadi Anggota Parlemen

×

Sosok Cucu Megawati Lulusan Jepang Jadi Anggota Parlemen

Sebarkan artikel ini
Pinka Haprani
Pinka Haprani

KITAINDONESIASATU.COM – Puan Maharani @puanmaharaniri punya putri sulung Diah Pikatan Orissa Putri Haprani atau dikenal dengan Pinka Haprani @dhaprani.

Dia resmi dilantik menjadi anggota DPR RI periode 2024-2029 dalam pengucapan sumah bersama 580 lainnya di Gedung DPD/MPR-RI.

Cucu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ini terpilih menjadi wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Tengah IV, meliputi Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, dan Kabupaten Sragen.

Pinka Haprani mengikuti jejak ibu dan neneknya menjadi seorang politisi dari PDIP. Pada pemilu legislatif 2024, Pinka mendapat 101.125 suara.

Bukan cuma itu, Pinkan juga punya daftar kekayaan sebesar Rp 38 miliar.

Pinka Haprani, lahir pada 8 Desember 1998 di Jakarta.

Ia adalah putri sulung Puan Maharani dan Hapsoro ‘Happy’ Sukmonohadi, serta cucu Megawati Soekarnoputri.

Pinka menempuh pendidikan di Universitas Indonesia dan SOAS University of London, serta pernah belajar di Le Cordon Bleu Tokyo.

Saat ini, ia mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI untuk Daerah Pemilihan IV Jawa Tengah dalam Pemilu 2024, mengikuti jejak keluarganya di dunia politik.

Sebelum mencalonkan diri sebagai caleg, Pinka Haprani bekerja di bidang fashion.

Ia pernah menjabat sebagai Fashion & Beauty Editor di majalah Harper’s Bazaar pada tahun 2016.

Pinka juga memiliki ketertarikan dalam kuliner, mengikuti sekolah memasak di Le Cordon Bleu Tokyo pada 2019.

Pendidikan formalnya mencakup studi di Universitas Indonesia dan SOAS University of London, sebelum akhirnya terjun ke dunia politik dengan bergabung di PDIP dan mengikuti Sekolah Partai.

Pinka Haprani mempersiapkan diri untuk menjadi caleg dengan mengikuti Sekolah Partai yang diselenggarakan oleh PDIP, di mana ia tinggal selama tiga hari untuk kaderisasi.

Selain itu, Pinka aktif berinteraksi dengan masyarakat di Dapil Jateng IV, mendengarkan aspirasi mereka, terutama terkait isu penyandang disabilitas.

Ia juga berusaha membangun jaringan dan memahami konteks lokal dengan mengunjungi berbagai daerah dalam dapilnya.

Keterlibatannya dalam kegiatan sosial dan politik menunjukkan komitmennya untuk mewakili suara rakyat.

Dari Sekolah Partai yang diikuti Pinka Haprani, ia mempelajari berbagai aspek penting dalam politik dan kepemimpinan.

Kegiatan ini melibatkan kaderisasi selama tiga hari, di mana peserta diajarkan tentang strategi politik, pengelolaan isu, dan cara berinteraksi dengan masyarakat.

Pinka juga belajar untuk memahami aspirasi rakyat, khususnya terkait penyandang disabilitas, serta bagaimana membangun jaringan dan dukungan di daerah pemilihannya.

Pengalaman ini memperkuat komitmennya untuk mewakili suara rakyat di DPR RI.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *