KITAINDONESIASATU.COM – Tragedi di puncak Carstensz, Papua belakangan ini menjadi perhatian masyarakat khususnya para pendaki Indonesia.
Peristiwa ini menjadi perhatian seorang pendaki profesional Robertus Robet terkait aturan ketat perihal pendakian gunung ketinggian 4.884 Mdpl ini.
Menurut Robertus belajar dari peristiwa ni, maka perlu adanya regulasi yang ketat terkait pendakian di Puncak Carstensz Gunung Cartenz di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (1/3/2025).
Acara SCTV Kamis, 3 Maret 2025 : Ada Santri Pilihan Bunda hingga Cinta di Ujung Sajadah
Seperti kita ketahui dalam peristiwa tragis ini dua nyawa melayang yakni dua pendaki, Lilie Wijayati Poegiono dan Elsa Laksono, keduanya diduga terserang hipotermia.
Dia pun diketahui meninggal dunia di area bahwa Puncak Cartenz, Tembagapura, Kabupaten Mimika pada saat perjalanan turun dari Puncak Cartenz.
Menurut laporan keduanya meninggal akibat hypotermia, hypoxia dan mengalami gejala AMS (Acute Mountain Sickness), kedua korban dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 1 Maret 2025 sekitar pukul 02.07 WIT setelah dievakuasi oleh rekan dan giude pedamping di Teras Dua.
Salah satu korban itu adalah Lilie Wijayanti Poegiono merupakan Arema (Arek Malang) lahir di Malang, 2 Oktober 1965, adalah seorang perancang busana dan pendaki gunung yang dikenal dengan akun Instagram @mamakpendaki.
Acara Trans TV Senin, 3 Maret 2025: Bikin Laper, Berkah Ramadan dan Bioskop Trans TV
Sebagai perancang busana, Lilie mengelola usaha bernama La Belle Femme (LBF), di luar profesinya, ia memiliki kecintaan mendalam terhadap alam dan pendakian gunung.
Bersama sahabatnya, Elsa Laksono, Lilie mulai mendaki sejak usia 18 tahun, dimulai dengan Gunung Bromo.
Selama hidupnya, Lilie telah mendaki sekitar 30 gunung di Indonesia, termasuk Gunung Merbabu, Manglayang, Slamet, Burangrang, Kelud, Carstensz, Kerinci, Semeru, Rinjani, Bukit Raya, Latimojong, dan Binaiya.
Waspadai Hujan Angin Petir Siang Hari : Terjadi di Wilayah Mataraman, Sampang dan Bangkalan
Pada 28 Februari 2025, Lilie dan Elsa memulai ekspedisi menuju Puncak Carstensz bersama 20 pendaki lainnya.
Mereka mencapai puncak pada 1 Maret 2025. Namun, saat turun ke Lembah Kuning, cuaca buruk melanda, menyebabkan lima pendaki mengalami hipotermia, namun Lilie dan Elsa dinyatakan meninggal dunia akibat kondisi tersebut.
Lilie dikenang sebagai sosok inspiratif yang menunjukkan bahwa usia bukan halangan untuk mengejar passion dan petualangan. **






