KITAINDONESIASATU.COM – Per 4 November 2024, Kementerian BUMN resmi mengumumkan pergantian posisi Direktur Utama PT Pertamina (Persero), mengangkat Simon Aloysius Mantiri untuk menggantikan Nicke Widyawati yang telah memimpin sejak 2018.
Penunjukan ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri BUMN yang sekaligus menjadi pemegang kendali atas pergantian direksi BUMN. Fadjar Djoko Santoso, selaku Vice President Corporate Communication Pertamina, menyebut bahwa proses pengangkatan direksi baru ini merupakan bagian dari proses normal dalam penyesuaian kepemimpinan BUMN.
Pengangkatan Simon Aloysius Mantiri sebagai Dirut Pertamina
Setelah Nicke Widyawati menjabat selama hampir enam tahun, Kementerian BUMN menunjuk Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama PT Pertamina. Pergantian ini ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri BUMN dengan SK-259/MBU/11/2024 yang dikeluarkan pada 4 November 2024.
Menurut Fadjar Djoko Santoso, pergantian ini adalah bagian dari proses rutin untuk memastikan kelangsungan perusahaan. Kementerian BUMN bertujuan memberikan energi baru bagi Pertamina melalui kepemimpinan Simon yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional.
Latar Belakang Simon Aloysius Mantiri
Simon Aloysius Mantiri bukanlah sosok baru dalam lingkungan Pertamina. Ia sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina setelah jabatan tersebut ditinggalkan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Februari 2024. Penunjukan Simon sebagai Komisaris Utama terjadi melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2023 pada 10 Juni 2024.
Simon merupakan putra Desa Kamasi, Tomohon, Sulawesi Utara, dan dikenal sebagai tokoh yang memiliki hubungan dekat dengan lingkungan politik serta Prabowo Subianto. Kariernya selama bertahun-tahun berdekatan dengan lingkaran politik, terutama melalui hubungan profesional dengan Prabowo.
Kedekatan ini terlihat dari kehadirannya yang kerap mendampingi Prabowo dalam berbagai kegiatan, seperti kunjungan dan kampanye di Sulawesi Utara, yang mengisyaratkan peran strategis Simon dalam jaringan politik nasional.
Kedekatan dengan Prabowo Subianto
Simon Aloysius Mantiri dikenal sebagai orang dekat Prabowo Subianto. Kedekatan ini terjalin sejak lama, bahkan sebelum Simon menjabat sebagai petinggi di Pertamina. Sebagai seorang anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Simon sudah sering bekerja sama dengan Prabowo, baik dalam bidang politik maupun usaha.
Ia juga tercatat sebagai Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden 2024. Dalam perannya ini, Simon aktif turun langsung untuk mendukung kampanye Prabowo di Sulawesi Utara.
Selain itu, Simon dan istrinya kerap mendampingi Prabowo dalam berbagai kegiatan di wilayah Sulawesi Utara. Bahkan, mereka berdua menjadi inisiator kegiatan kampanye, seperti senam Gemoy yang digelar di sejumlah daerah untuk menarik simpati masyarakat.
Pengalaman Profesional Simon Aloysius Mantiri
Selain dikenal dalam lingkup politik, Simon Aloysius Mantiri juga memiliki rekam jejak profesional yang cukup panjang. Berdasarkan profil LinkedIn, Simon pernah menjabat sebagai Personal Assistant to The CEO di PT Nusantara Energy, perusahaan yang berafiliasi dengan Prabowo Subianto.
Nusantara Energy sendiri bergerak dalam berbagai bidang bisnis, mulai dari pertambangan batu bara, kelapa sawit, hingga perhutanan, dan membawahi sekitar 27 perusahaan, baik di dalam maupun luar negeri.
Simon juga pernah memegang posisi sebagai Direktur Keuangan di Agrianis atau PT Agro Industri Nasional, perusahaan yang dibentuk oleh Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPPSDP). Pengalaman ini menunjukkan bahwa Simon memiliki pengalaman yang luas dalam mengelola perusahaan besar, sehingga diharapkan mampu membawa Pertamina menjadi lebih berkembang dan mendukung kemandirian energi nasional.
Struktur Direksi Pertamina di Bawah Kepemimpinan Simon
Dengan penunjukan Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama, Pertamina kini memiliki susunan direksi baru. Rapat Umum Pemegang Saham telah menetapkan posisi direksi Pertamina sebagai berikut:
- Direktur Utama: Simon Aloysius Mantiri
- Wakil Direktur Utama: Wiko Migantoro
- Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin
- Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha: A. Salyadi Dariah Saputra
- Direktur Logistik dan Infrastruktur: Alfian Nasution
- Direktur Keuangan: Emma Sri Martini
- Direktur Penunjang Bisnis: Erry Widiastono
- Direktur Sumber Daya Manusia: M Erry Sugiharto
Susunan direksi ini diharapkan mampu bekerja sama untuk membawa Pertamina ke arah yang lebih baik, sekaligus mempertahankan stabilitas energi di Indonesia. Struktur ini juga menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung Pertamina sebagai pilar ketahanan energi nasional.
Harapan untuk Pertamina di Masa Depan
Penunjukan Simon Aloysius Mantiri sebagai Dirut Pertamina bukan hanya sebagai langkah untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan tertinggi, tetapi juga sebagai bentuk strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Kepemimpinan Simon yang dikenal memiliki jaringan kuat di lingkup politik dan pengalaman manajerial yang mumpuni, diharapkan mampu membawa Pertamina semakin berkembang dalam berbagai sektor bisnis energi.
Selain itu, kehadiran sosok Simon yang memahami kebutuhan industri dan tantangan yang dihadapi Pertamina, diharapkan dapat mendorong implementasi kebijakan yang lebih efektif. Pertamina sebagai BUMN energi terbesar di Indonesia diharapkan terus maju untuk menghadapi tantangan global dalam bidang energi dan mempersiapkan transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Simon Aloysius Mantiri, dengan latar belakang profesional dan kedekatannya dengan Prabowo Subianto, kini berada di posisi kunci sebagai Direktur Utama Pertamina. Pergantian ini diharapkan mampu memberikan energi baru bagi Pertamina untuk melanjutkan peran strategisnya dalam ketahanan energi Indonesia.
Dengan dukungan penuh dari Kementerian BUMN, struktur direksi baru Pertamina di bawah kepemimpinan Simon siap mengawal langkah Pertamina dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.





Respon (1)