NewsSosok

Sandiaga Uno Sudah Cat Ulang Rumah Dinas Untuk Menteri Baru

×

Sandiaga Uno Sudah Cat Ulang Rumah Dinas Untuk Menteri Baru

Sebarkan artikel ini
Sandiaga Uno

KITAINDONESIASATU.COM – Masa kerja menteri kabinet Jokowi akan berakhir beberapa hari lagi atau tepatnya dua Minggu lagi. Pembantu presiden ini pun mulai bersiap untuk pindah dari rumah dinas mereka dan melanjutkan hidup sebagai orang biasa.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menjadi salah satu menteri yang juga akan mengalami pergantian. Ia juga telah memindahkan barang-barangnya dari rumah dinas, bahkan ia mengaku telah mengecat ulang rumah dinas agar siap ditempati penggantinya.

Meski kinerjanya terbilang cukup baik dalam membantu tugas Presiden Jokowi, namun hingga kini ia belum mendapat tawaran untuk menjadi menteri lagi di kepemimpinan Prabowo Subianto.

“Belum ada panggilan (tawaran posisi menteri) per hari ini, dan kami sudah menyiapkan segala sesuatunya berkaitan dengan menteri yang baru yang akan bertugas mulai 20 Oktober ke atas,” kata Sandiaga, yang dikutip Minggu (6/10).

“Rumah dinas sudah selesai kita cat ulang dan kita persiapkan untuk menteri yang baru untuk tinggal masuk,” sambung Sandiaga Uno.

Selain memperbaiki rumah dinas, Sandiaga dan timnya juga sudah mempersiapkan sejumlah kebijakan menyangkut sektor pariwisata-ekonomi kreatif yang dituangkan melalui dokumen untuk penggantinya nanti.

“Naskah-naskah teknokrasi untuk kebijakan-kebijakan yang tinggal dieksekusi dengan tema keberlanjutan sudah kami siapkan, tinggal gaspol,” ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Lebih lanjut, Sandiaga turut berpesan kepada penerusnya nanti agar memperbanyak dan mendukung penyelenggaraan event pariwisata-ekonomi kreatif. Ia juga memberi masukan bagaimana overtourism diantisipasi dengan pengaktifan desa-desa wisata berbasis kelestarian lingkungan.

“Kita perlu untuk lebih menyebar, meratakan kunjungan jangan hanya di satu destinasi, misalnya Jogja kalau lagi liburan Nataru atau liburan lebaran itu penuh sekali,” tutur Sandi.

“Bagaimana caranya mereka menyebar juga ke wilayah-wilayah lain, Bali Selatan juga seperti itu untuk wisatawan mancanegara, kita harus lebih ratakan kunjungannya ke seluruh wilayah Bali dan lima destinasi super prioritas di Indonesia,” tutup Sandi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *