KITAINDONESIASATU.COM – Purna tugas dari jabatannya sebagai menteri luar negeri, Retno Marsudi masih terus aktif dalam berbagai kegiatan. Kali ini, menteri era Jokowi ini diangkat menjadi direktur non-eksekutif di perusahaan energi Singapura, Gurin Energy.
Kabar itu terungkap dari pengumuman resmi perusahaan yang mengatakan bahwa sebagai direktur non-eksekutif yang independen, Retno akan memberikan arahan strategis kepada tim manajemen Gurin Energy dan berkontribusi pada kekokohan dan efektivitas tata kelola perusahaan.
“Penunjukan Ibu Marsudi mengikuti kariernya yang sangat terhormat di bidang layanan luar negeri Indonesia yang telah berlangsung selama empat dekade, di mana ia merintis jalan sebagai Menteri Luar Negeri perempuan pertama Indonesia di Kabinet mantan Presiden Joko Widodo,” tulis perusahaan, yang dikutip Jumat (22/11).
Keterangan Gurin Energy menyeburkan, sebagai pejuang pembangunan berkelanjutan, Retno telah menerima berbagai penghargaan bergengsi di dalam dan luar negeri atas kerja advokasinya. Penghargaan ini termasuk Penghargaan Agen Perubahan dari Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan.
“Kami merasa terhormat menyambut Yang Mulia Retno Marsudi di Dewan Direksi Gurīn Energy. Pengalamannya yang luas, pandangan strategis yang tajam, dan pengetahuan regional yang mendalam akan memungkinkan kami untuk bergerak lebih kuat dan lebih jauh dalam misi kami untuk mempercepat transisi energi di Asia, dan kami sampaikan sambutan hangat kami kepadanya,” kata Vimal Vallabh, Pimpinan Gurin Energy.
Atas pengangkatan ini, Retno mengatakan bahwa dirinya senang. Ia menyebut dirinya akan bekerja bahu-membahu dengan sesama direktur, serta tim manajemen Gurīn Energy, untuk mewujudkan visi bersama tentang masa depan yang berkelanjutan bagi Asia.
“Saya senang ditunjuk menjadi anggota Dewan Direksi Gurin Energy, perusahaan energi terbarukan yang dinamis dan mengambil langkah berani untuk mewujudkan masa depan energi bersih di wilayah operasinya: Jepang, Korea Selatan, Singapura, Indonesia, dan seluruh Asia Tenggara,” ungkapnya.
Sementara itu, Retno Marsudi juga saat ini menjadi Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Air. Dalam mengemban amanah ini, Retno akan bekerja untuk membahas dan memberikan masukan terkait pengembangan pengelolaan air dan sanitasi dunia. (*)




