Sosok

Profil Putrama Wahju Setyawan yang Resmi Jadi Dirut BNI

×

Profil Putrama Wahju Setyawan yang Resmi Jadi Dirut BNI

Sebarkan artikel ini
Putrama Wahju Setyawan

KITAINDONESIASATU.COM – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah resmi mengangkat Putrama Wahju Setyawan sebagai Direktur Utama (Dirut) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Menara BNI, Jakarta, pada Rabu, 26 Maret 2025.

Keputusan ini mengukuhkan posisi Putrama sebagai pemimpin baru bank pelat merah tersebut, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama BNI sejak Maret 2024.

Profil Singkat Putrama Wahju Setyawan

Putrama Wahju Setyawan merupakan sosok yang telah lama berkecimpung di dunia perbankan, khususnya di lingkungan BNI. Ia memperoleh gelar Sarjana Kehutanan dan Magister Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada, Indonesia. Berkat pengalaman panjangnya di berbagai posisi strategis, Putrama dianggap sebagai figur yang tepat untuk membawa BNI menuju pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

Rekam Jejak Karir:

  • 2011-2014: Kepala Divisi Corporate Remedial and Recovery BNI
  • 2014-2015: Kepala Badan Usaha Milik Negara dan Pemerintah Divisi Institusi
  • 2015-2016: Kepala Divisi Commercial Remedial & Recovery BNI
  • 2016: Senior Executive Vice President (SEVP) Middle Business BNI
  • 2020: Direktur Bisnis Korporasi BNI dan Direktur Treasury dan Internasional BNI
  • 2020-2022: Direktur Utama PT Jaminan Kredit Indonesia
  • 2022-2024: Direktur Retail Banking BNI
  • Maret 2024: Wakil Direktur Utama BNI

Dengan pengalaman yang kaya di berbagai bidang perbankan, Putrama diproyeksikan akan membawa BNI ke tingkat yang lebih tinggi dengan inovasi layanan keuangan digital dan peningkatan kinerja bisnis.

Agenda Strategis RUPST BNI 2025

Selain mengumumkan perubahan susunan pengurus perseroan, RUPST BNI 2025 juga membahas beberapa agenda penting, termasuk:

1. Persetujuan Penggunaan Laba Bersih

Para pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih BNI untuk dividen serta reinvestasi guna memperkuat permodalan bank.

2. Penetapan Gaji dan Tunjangan

RUPST juga membahas dan menetapkan skema gaji serta tunjangan bagi jajaran direksi dan komisaris, dengan mempertimbangkan kinerja perusahaan dan regulasi yang berlaku.

3. Penunjukan Akuntan Publik

Bank menunjuk kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun berikutnya guna memastikan transparansi dan akuntabilitas keuangan.

4. Rencana Pembelian Kembali Saham (Buyback)

Dalam upaya meningkatkan nilai bagi pemegang saham, BNI merencanakan program buyback saham yang bertujuan menstabilkan harga saham dan meningkatkan kepercayaan investor.

5. Perubahan Anggaran Dasar

Untuk menyesuaikan dengan peraturan terbaru dan memperkuat struktur perusahaan, BNI mengumumkan perubahan pada anggaran dasar perusahaan.

Penyesuaian Jadwal RUPST Bank Himbara

RUPST BNI semula dijadwalkan pada 13 Maret 2025, tetapi diundur menjadi 26 Maret 2025. Perubahan ini sejalan dengan penyesuaian jadwal yang dilakukan oleh bank-bank lain yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni:

  • Bank Rakyat Indonesia (BRI): Dari 11 Maret menjadi 24 Maret 2025
  • Bank Mandiri: Dari 12 Maret menjadi 25 Maret 2025
  • Bank Tabungan Negara (BTN): Dari 14 Maret menjadi 26 Maret 2025

Penyesuaian ini dilakukan agar keputusan yang diambil dalam rapat lebih selaras dengan regulasi terbaru dan memberi waktu lebih bagi masing-masing bank untuk mempersiapkan agenda strategis mereka.

Dampak Kepemimpinan Putrama Wahju Setyawan bagi BNI

Sebagai Direktur Utama baru, Putrama Wahju Setyawan diharapkan mampu membawa berbagai inovasi dan strategi untuk meningkatkan daya saing BNI, khususnya dalam aspek digital banking dan ekspansi bisnis. Beberapa fokus utama kepemimpinannya kemungkinan meliputi:

Transformasi Digital: Memperkuat layanan perbankan digital untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pelanggan.

Penguatan Segmen UMKM: Memperluas akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Peningkatan Keberlanjutan (Sustainability): Mengadopsi kebijakan yang mendukung keberlanjutan, termasuk pembiayaan hijau dan investasi pada sektor ramah lingkungan.

Ekspansi Pasar Internasional: Memperkuat kehadiran BNI di pasar global, sejalan dengan strategi internasionalisasi bank.

Pengangkatan Putrama Wahju Setyawan sebagai Direktur Utama BNI menandai era baru bagi bank pelat merah ini. Dengan pengalaman panjang dan kepemimpinan yang visioner, Putrama diharapkan mampu membawa BNI menjadi bank yang lebih inovatif dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu, berbagai agenda strategis yang dibahas dalam RUPST 2025 juga menunjukkan komitmen BNI untuk terus tumbuh dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Ke depan, para pemegang saham dan nasabah dapat menantikan berbagai inovasi serta peningkatan layanan yang lebih baik di bawah kepemimpinan Putrama Wahju Setyawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *