Sosok

PROFIL Wamenaker Immanuel Ebenezer yang Terjerat OT KPK

×

PROFIL Wamenaker Immanuel Ebenezer yang Terjerat OT KPK

Sebarkan artikel ini
PROFIL Wamenaker Immanuel Ebenezer yang Terjerat OT KPK
PROFIL Wamenaker Immanuel Ebenezer yang Terjerat OT KPK

KITAINDONESIASATU.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer. Informasi tersebut dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Noel, sapaan akrab Immanuel, menjadi pejabat pertama di Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo-Gibran yang terjerat OTT lembaga antirasuah. “Benar,” ujar Fitroh kepada wartawan, Kamis (21/8/2025).

Namun, Fitroh belum menjelaskan lebih rinci terkait perkara yang diduga melibatkan Noel. Ia juga belum membeberkan siapa saja pihak yang turut diamankan dalam operasi senyap tersebut. Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk penyidikan maupun penetapan tersangka setelah melakukan OTT.

Immanuel Ebenezer sendiri merupakan politikus Partai Gerindra yang juga dikenal sebagai mantan Ketua Umum Kelompok Relawan Prabowo. Noel resmi menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan sejak 21 Oktober 2024, mendampingi Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam Kabinet Merah Putih.

Pria kelahiran Riau, 22 Juli 1975 ini, meraih gelar sarjana sosial dari Universitas Satya Negara Indonesia pada 2004. Sebelum menjadi Wamenaker, ia sempat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia, pada 2021 hingga diberhentikan pada Maret 2022. Pencopotannya kala itu sempat dikaitkan dengan perannya sebagai saksi dalam persidangan mantan Sekretaris Umum FPI, Munarman, yang memicu kontroversi publik.

Baca Juga  Ungkap Kasus Korupsi CSR BI, KPK Periksa 2 Legislator

Dalam perjalanan politiknya, Noel dikenal aktif mendukung sejumlah tokoh. Pada Pilpres 2019, ia memimpin organisasi Relawan Jokowi Mania (Joman). Ia kemudian sempat mendirikan Ganjar Pranowo Mania di awal Pilpres 2024, tetapi beralih mendukung Prabowo Subianto pada Februari 2023, hingga akhirnya dipercaya masuk kabinet sebagai Wamenaker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *