Sosok

Profil Singkat Meutya Hafid, Dari Jurnalis Hingga Jabat Menteri Komunikasi dan Digital

×

Profil Singkat Meutya Hafid, Dari Jurnalis Hingga Jabat Menteri Komunikasi dan Digital

Sebarkan artikel ini
Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid. (Ist)
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. (instagram @meutya_hafid)

Perempuan asal Bandung, Jawa Barat ini kembali terpilih sebagai anggota DPR RI untuk periode 2024-2029 di dapil yang sama.

Hal tersebut, merupakan ketiga kalinya Meutya terpilih menjadi anggota DPR, setelah pertama kali menjabat melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) menggantikan Burhanuddin Napitupulu yang meninggal pada 2010.

Meutya memiliki pengalaman panjang sebagai seorang jurnalis televisi. Namanya lebih dikenal publik saat terjadi insiden penyanderaan di Irak pada tahun 2005 bersama seorang kamerawan Metro TV.

Meutya Hafid menempuh pendidikan dasar dan menengah di Jakarta. Kemudian melanjutkan SMA di Crescent Girl’s School, Singapura, lulus pada 1997.

Ia kemudian melanjutkan studi di Universitas New South Wales, Australia, dan meraih gelar sarjana pada 2001. Kemudian, pada 2018, ia menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Indonesia.

Meutya memutuskan untuk berkarier di dunia politik dengan bergabung bersama Partai Golkar pada 2009 sebagai Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Utara I. Ia terus meraih keberhasilan dan terpilih kembali pada beberapa periode berikutnya.

Sebagai seorang politisi, Meutya berperan penting dalam meningkatkan keterwakilan perempuan di parlemen dan memperjuangkan isu-isu gender.

Selain itu, sebagai Ketua Komisi I DPR RI periode 2019-2024, Meutya memiliki pengalaman luas dalam menangani isu-isu strategis, termasuk bidang pertahanan, intelijen, komunikasi, dan informasi.

Pengalaman tersebut memberikannya pemahaman tentang tantangan yang dihadapi sektor telekomunikasi dan informasi di Indonesia.

Sebagai sosok yang ditunjuk menjabat Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya diharapkan dapat memberikan solusi yang nyata dan efektif dalam menghadapi berbagai persoalan di sektor komunikasi dan teknologi digital di Indonesia.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *