KITAINDONESIASATU.COM – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menanggapi isu perselingkuhan yang menyeret namanya. Berikut profil Ridwan Kamil
Pria yang akrab disapa Kang Emil ini membantah kabar tersebut dan menegaskan bahwa tuduhan yang beredar merupakan fitnah bermotif ekonomi.
Ia juga menegaskan bahwa permasalahan yang dikaitkan dengannya telah selesai sejak beberapa tahun lalu.
Untuk menangani hal ini, Ridwan Kamil telah menunjuk tim hukum guna mengumpulkan bukti terkait tuduhan yang beredar.
Profil Ridwan Kamil dan Perjalanan Karir
Mochamad Ridwan Kamil lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 4 Oktober 1971. Ia merupakan anak kedua dari lima bersaudara.
Ayahnya, Dr. Atje Misbach Muhjiddin, S.H., adalah seorang dosen di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, sementara ibunya bernama Tjutju Sukaesih.
Ridwan Kamil dikenal sebagai anak yang cerdas dan mandiri sejak kecil. Bahkan, ia sudah mulai berjualan es mambo untuk menambah uang saku.
Ridwan Kamil menempuh pendidikan dasar di SDN Banjarmasin III Bandung, melanjutkan ke SMP Negeri 2 Bandung, dan menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 3 Bandung.
Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan mengambil jurusan Arsitektur dan meraih gelar sarjana pada tahun 1995.
Pada tahun 1999, Ridwan Kamil mendapatkan kesempatan melanjutkan studi di University of California, Berkeley, dan meraih gelar Master of Urban Design.
Kemudian, pada tahun 2019, ia memperoleh gelar Doktor Honoris Causa dari Dong-a University.
Karier Ridwan Kamil
Dalam bahasan profil Ridwan Kamil, setelah menyelesaikan studi di ITB, Ridwan Kamil sempat bekerja sebagai arsitek di Amerika Serikat selama empat bulan.
Namun, krisis moneter yang melanda Indonesia membuatnya kehilangan pekerjaan. Ia bertahan di Amerika Serikat hingga mendapatkan beasiswa di University of California, Berkeley.
Pada tahun 2002, Ridwan Kamil kembali ke Indonesia dan mendirikan Urbane Indonesia pada 2004, sebuah perusahaan konsultan arsitektur.
Ridwan Kamil mulai terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bandung pada 2013. Setelah memenangkan pemilihan, ia mulai dikenal sebagai pemimpin yang inovatif dan kreatif.
Pada 2018, Ridwan Kamil terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat. Selama menjabat, ia fokus pada pembangunan infrastruktur, digitalisasi layanan publik, dan peningkatan ekonomi daerah.
Demikian pembahasan terkait mengenai profil Ridwan Kamil yang sudah membantah isu perselingkuhan. (*)

