KITAINDONESIASATU.COM – Profil Nina Agustina, Bupati Indramayu, baru-baru ini menjadi sorotan publik karena aksinya saat berkampanye. Kejadian ini berawal ketika Nina merasa dihadang oleh warga yang menunjukkan simbol dukungan kepada calon lain, dan respons emosionalnya dalam situasi tersebut langsung menjadi viral. Siapakah sebenarnya Nina Agustina?
Apa saja prestasi yang telah dicapainya, serta tantangan yang dihadapinya selama memimpin Indramayu? Berikut ini adalah profil lengkap dan perjalanan Nina Agustina dalam dunia politik hingga peristiwa viral tersebut.
Profil Nina Agustina
Nina Agustina lahir pada 17 Agustus 1973 dan menghabiskan masa kecilnya di Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah. Pendidikan dasarnya ia selesaikan di SD Kemala Bhayangkari, dilanjutkan dengan jenjang menengah di SMP Negeri 1 Blora, lalu ke SMA Negeri 1 Boyolali dan SMA Negeri 1 Klaten.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Nina melanjutkan studi ke Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, tempat ia meraih gelar sarjana hingga pascasarjana. Pendidikan di UPN menjadi fondasi utama dalam karier Nina, membekalinya dengan pengetahuan hukum yang menjadi landasan dalam kiprah politiknya di masa depan.
Awal Karier Politik dan Organisasi Nina Agustina
Nina Agustina memulai perjalanan politiknya dengan aktif dalam organisasi yang berkaitan dengan hukum dan advokasi masyarakat. Sebagai bagian dari PDI Perjuangan, ia dipercaya menjabat Ketua Bidang Hukum yang fokus pada isu-isu Kelautan, Perikanan, dan Nelayan. Selain itu, Nina juga pernah menjadi Bendahara Umum di Gerakan Nelayan dan Tani.
Pada tahun 2019, Nina memperluas peran organisasi di level internasional dengan menjadi Sekretaris Jenderal di Indonesian Korean Friendship Association (IKFA), yang menunjukkan kontribusi dan kepeduliannya terhadap kerjasama internasional.
Karier di Dunia Bisnis dan Profesi Hukum
Selain di politik dan organisasi, Nina juga memiliki pengalaman dalam dunia bisnis dan hukum. Ia menjabat sebagai Komisaris di PT Dinda Abadi serta Direktur Utama di PT Delta Buana Pratama. Tak hanya itu, ia juga mendirikan firma hukum NDB Law Firm & Partners. Sebagai seorang pengusaha dan pengacara, Nina tidak hanya menunjukkan kemampuan manajerialnya tetapi juga pengaruhnya sebagai praktisi hukum.
Langkah Awal sebagai Bupati Indramayu
Pada 26 Februari 2021, Nina Agustina dilantik sebagai Bupati Indramayu oleh Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat saat itu. Keberhasilannya menjadi bupati perempuan pertama di Indramayu merupakan pencapaian besar bagi Nina, menandai langkah baru dalam karier politiknya.
Salah satu program yang dicanangkan Nina di awal masa jabatannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indramayu. Program-program unggulan yang diusung Nina mencakup jaminan sosial, perbaikan infrastruktur, serta peningkatan ekonomi daerah.
Peningkatan APBD dan Pertumbuhan Ekonomi di Indramayu
Selama tiga tahun kepemimpinannya, Nina berhasil meningkatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu dari Rp3,5 triliun menjadi Rp3,8 triliun pada tahun 2023. Pertumbuhan APBD yang signifikan ini menjadi bukti keseriusan Nina dalam upaya membangun Indramayu. Hal ini juga diiringi oleh kenaikan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) di wilayah tersebut sebesar 2,3%, yang menunjukkan kemajuan nyata dalam perekonomian Indramayu.
Selain fokus pada ekonomi, Nina juga memprioritaskan pengembangan infrastruktur, khususnya dalam memperbaiki jalan-jalan dan membangun fasilitas kesehatan serta pendidikan. Berkat inisiatifnya, kondisi jalan utama di sejumlah wilayah mulai membaik, dan fasilitas kesehatan kini lebih mudah diakses oleh masyarakat Indramayu.
Program Sosial: Jaminan Kesehatan dan Perlindungan Nelayan
Di bidang sosial, Nina menunjukkan kepedulian terhadap warga kurang mampu dengan menyediakan perlindungan kesehatan melalui BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI). Sebanyak 232.829 warga Indramayu telah mendapat manfaat dari program ini, yang memungkinkan mereka mengakses layanan kesehatan dengan lebih terjangkau. Tak hanya itu, ia juga memberikan asuransi bagi nelayan kecil, yang merupakan salah satu kelompok profesi utama di Indramayu.
Insiden dengan Warga di Desa Tegaltaman yang Viral
Pada Jumat, 1 November 2024, Nina Agustina menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah insiden dengan warga saat berkampanye di Desa Tegaltaman, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Kejadian tersebut berawal ketika Nina merasa dihadang oleh sekelompok warga yang mengangkat dua jari, yang ia anggap sebagai simbol dukungan kepada calon lain.
Merasa diprovokasi, Nina turun dari kendaraan dan langsung menegur warga tersebut. Dalam percakapan yang cukup emosional, Nina bahkan menyebut nama sang ayah, mantan Kapolri Da’i Bachtiar, sebagai upaya untuk menegaskan posisinya. Peristiwa ini menuai berbagai tanggapan dari masyarakat, baik pendukung maupun kritikus.
Prestasi dan Tantangan Selama Menjabat
Selama masa jabatannya, Nina telah menerima berbagai penghargaan yang menunjukkan kontribusi signifikan dalam memajukan Indramayu. Ia berhasil meraih 69 penghargaan, mulai dari tingkat daerah hingga nasional. Namun, Nina juga menyadari bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.
Beberapa tantangan besar yang masih dihadapi Nina adalah mengurangi tingkat pengangguran, memperbaiki infrastruktur di pedesaan, dan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga. Dalam berbagai kesempatan, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan program-program pembangunan.
Sinergi dengan Masyarakat untuk Membangun Indramayu
Nina Agustina memahami bahwa keberhasilan program-programnya membutuhkan dukungan masyarakat. Oleh karena itu, ia selalu berupaya menjaga komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat agar program yang dilaksanakan sejalan dengan kebutuhan warga. Dengan pendekatan ini, ia berharap bisa mencapai visi Indramayu yang lebih maju dan sejahtera.
Profil Nina Agustina adalah sosok pemimpin yang berdedikasi tinggi, yang terus berusaha memberikan yang terbaik untuk Indramayu. Meskipun menghadapi berbagai tantangan dan kontroversi, seperti insiden yang baru-baru ini terjadi di Desa Tegaltaman, Nina menunjukkan komitmen yang kuat untuk tetap berada di jalur yang benar dalam membangun daerahnya.
Kepemimpinan Nina Agustina yang tegas, prestasi di berbagai bidang, serta keberanian dalam menghadapi permasalahan menunjukkan bahwa ia adalah figur bupati yang siap membawa Indramayu ke arah yang lebih baik. Harapannya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat akan semakin kuat demi mencapai kemajuan yang diinginkan semua pihak.




