Sosok

Profil Mugiyanto Sipin, Aktivis HAM 1998 Jadi Calon Wamen Kabinet Prabowo

×

Profil Mugiyanto Sipin, Aktivis HAM 1998 Jadi Calon Wamen Kabinet Prabowo

Sebarkan artikel ini
Profil Mugiyanto Sipin, Aktivis HAM 1998 Jadi Calon Wamen Kabinet Prabowo
Profil Mugiyanto Sipin, aktivis HAM 1998 jadi calon wakil menteri kabinet Prabowo. (x/@martinaldro)

KITAINDONESIASATU.COM – Profil Mugiyanto Sipin, seorang aktivis hak asasi manusia (HAM) dan pejuang reformasi 1998, kini mencuat setelah terdaftar calon wamen kabinet Prabowo.

Sebagai staf ahli di Kantor Staf Presiden (KSP), Mugiyanto memiliki pengalaman panjang dalam advokasi HAM dan demokrasi.

Pada 15 Oktober 2024, Prabowo Subianto mengundang para calon wakil menteri dan kepala badan ke kediamannya di Jakarta Selatan.

Dari total 58 tokoh yang dipanggil, Mugiyanto menjadi salah satu yang menarik perhatian, terutama karena latar belakangnya sebagai aktivis HAM.

Kabarnya, ia akan mendampingi Natalius Pigai dalam urusan HAM di pemerintahan mendatang.

Baca Juga : Profil Yahya Sinwar, Pemimpin Hamas Tewas Tertembak Tank Israel

Profil Mugiyanto Sipin

Mugiyanto, lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM), kini menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP) untuk bidang politik, hukum, keamanan, dan HAM.

Pengalaman aktivisme Mugiyanto dimulai dari keterlibatannya di Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID), di mana ia sempat diculik dan disiksa. Pasca-reformasi, ia tetap aktif memperjuangkan HAM.

Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Direktur Program di International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) dari 2015 hingga 2020.

Sebelumnya, ia juga memimpin Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI) selama periode 2000 hingga 2014, sebuah lembaga yang mendampingi korban pelanggaran HAM.

Baca Juga : Profil Anggito Abimanyu, Akademisi UGM Jadi Calon Wamenkeu Kabinet Prabowo

Di samping itu, Mugiyanto aktif di tingkat internasional, terlibat dalam organisasi seperti Federasi Asia Melawan Penghilangan Paksa (AFAD) dan Koalisi Internasional Melawan Penghilangan Paksa (ICAED).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *