Pada bulan Desember 2023, Deijl mengaku memiliki garis keturunan dari Singapura, melalui jalur nenek dari pihak ayahnya.
Ketika ditanya tentang garis keturunannya dari Singapura, Deijl menyatakan, “Ya, memang ada dari pihak ayah saya yang jauh, dari beberapa generasi. Saya bahkan tidak tahu seberapa jauh,” katanya ketika itu.
Namun, karena terbentur peraturan FIFA , ia gagal naturalisasi dan tidak dapat mewakili Malaysia dalam penampilan internasional.
FIFA tak membolehkan pemain asal Belanda itu merumput di Malaysia. Mats Deijl tak mendapat restu dari federasi sepakbola dunia, karena tak memenuhi persyaratan sesuai aturan FIFA.
Padahal, Mats Deijl sudah ngebet ingin membela tanah leluhurnya, Malaysia, lewat jalur naturalisasi.
Nenek moyang Deijl lahir di Singapura yang dulu masih berada di bawah wilayah Malaysia.
Awalnya, saat Malaysia berhasrat naturalisasi, Deijl langsung menerima tawaran tersebut lantaran dia merasa memiliki keterikatan dengan Negeri Jiran.
Akan tetapi, rencana Malaysia untuk naturalisasi Mats Deijl tak berjalan mulus. FIFA tak mengizinkan FAM melanjutkan proses naturalisasi.
Pasalnya, Deijl tak memenuhi syarat keturunan untuk dinaturalisasi. Ia dinilai tak memiliki darah Malaysia seperti yang disyaratkan.
“Berdasarkan dokumen yang terlampir, diketahui pemain berusia 27 tahun itu hanya memiliki darah Malaysia melalui nenek moyangnya dan bukan melalui kakek dan nenek langsung,” tulis FAM dalam pernyataan resmi, dikutip Selasa (1/10/2024).




