Sosok

Profil Letjen Purn AM Putranto, Kepala Staf Kepresidenan Kabinet Merah Putih 2024-2029

×

Profil Letjen Purn AM Putranto, Kepala Staf Kepresidenan Kabinet Merah Putih 2024-2029

Sebarkan artikel ini
Profil Letjen Purn AM Putranto, Kepala Staf Kepresidenan Kabinet Merah Putih 2024-2029
Profil Letjen Purn AM Putranto, Kepala Staf Kepresidenan Kabinet Merah Putih 2024-2029

KITAINDONESIASATU.COM – Letjen TNI (Purn) AM Putranto ditunjuk sebagai Kepala Staf Kepresidenan di Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Pengumuman resmi mengenai jabatan ini dilakukan pada Minggu malam di Istana Merdeka, bersamaan dengan pengumuman menteri dan pejabat tinggi lainnya. 

Sebelum penunjukannya, AM Putranto pernah menjadi Asisten Khusus Matra Darat Bidang Alutsista saat Prabowo menjabat Menteri Pertahanan dalam kabinet Presiden Joko Widodo.

Profil AM Putranto

AM Putranto, yang lahir di Jember, Jawa Timur pada 26 Februari 1964, memulai karier militernya dengan pangkat Letnan Dua Infanteri setelah lulus dari Akademi Militer (Akmil) tahun 1987. 

Baca Juga  Gawat! Tahun 2025 Diprediksi Korban PHK Naik

BACA JUGA : PROFIL Hasan Nasbi Kepala Kantor Komunikasi Presiden Kabinet Prabowo-Gibran

Kariernya berlanjut hingga mencapai pangkat Letnan Jenderal, dengan jabatan terakhir sebagai Komandan Kodiklat TNI AD. 

[ruby_related heading=”Baca Juga” total=5 layout=1 offset=5]

Putranto dikenal memiliki hubungan dekat dengan masyarakat, seperti terlibat dalam pembangunan jembatan dan renovasi fasilitas umum saat memegang posisi penting di TNI.

Selain dunia militer, AM Putranto juga aktif dalam komunitas otomotif. Ia menjadi Ketua Badan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) periode 2021-2024 dan terlibat di berbagai organisasi otomotif lainnya. 

Baca Juga  Keputusan Bersejarah: Soeharto Diangkat Sebagai Pahlawan Nasional

Dedikasinya terhadap dunia otomotif membuatnya menerima penghargaan IMI Sumsel Awards 2018 berkat kontribusinya dalam mengembangkan dunia off-road di Sumatera Selatan.

Ia juga memiliki pengalaman dalam operasi militer internasional, seperti bertugas di Lebanon Selatan pada 2007 dalam misi UNIFIL dan Operasi Pengamanan Perbatasan Indonesia-Papua Nugini pada 2000. 

Ia telah memegang berbagai jabatan strategis di TNI, mulai dari Komandan Kodim hingga Panglima Kodam II/Sriwijaya, yang mengukuhkan reputasinya sebagai pemimpin militer yang disegani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *