Dari Lurah Menuju Kepala Dinas PUPR
Setelah sukses menjalankan tugas sebagai lurah, karier Rena terus menanjak. Ia dipercaya menjadi Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, sebuah jabatan strategis yang mengharuskannya menangani infrastruktur dan pembangunan kota. Dengan latar belakang akademis sebagai Sarjana Pertanian dan Magister Manajemen Bisnis dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Rena membuktikan bahwa ia mampu beradaptasi dan menguasai berbagai bidang baru.
Perjalanannya menuju posisi ini tidaklah mudah. Rena harus melewati berbagai tahapan seleksi yang ketat, termasuk diklat dan proses open bidding. Ia berhasil terpilih sebagai salah satu dari tiga besar calon yang diajukan kepada Wali Kota. Rena menyatakan, “Wali Kota menginginkan kepala dinas yang bersih, tidak terikat dengan vendor, dan siap turun langsung ke lapangan.”
Sebagai Kepala Dinas PUPR, Rena dikenal sangat hands-on dalam mengawasi proyek-proyek infrastruktur, sering kali turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil dan mendengarkan keluhan masyarakat. “Turun ke lapangan sudah menjadi bagian dari rutinitas saya,” tuturnya.
Keputusan Terjun ke Dunia Politik
Setelah satu tahun empat bulan menjabat, Rena memutuskan untuk maju dalam Pilkada Kota Bogor 2024. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari kolega dan masyarakat yang mengenal kiprahnya. Rena merasa pengalaman panjangnya di pemerintahan, ditambah kemampuannya dalam memimpin, menjadi modal besar untuk bersaing di kancah politik.
“Apresiasi dari masyarakat dan kolega memberikan saya kepercayaan diri untuk melangkah ke tahap berikutnya,” ujarnya. Rena yang berasal dari Kepulauan Riau ini bertekad untuk memperbaiki kondisi Kota Bogor, dengan keyakinan bahwa pengalamannya bisa memberikan dampak yang lebih besar.

