KITAINDONESIASATU.COM – Markas Komando (Mako) Brimob adalah kunjungan terakhir Presiden Joko Widoda di lembaga Kepolisian Republik Indonesia (Polri), menjelang berakhir masa kepemimpinannya sebagai kepala negara.
Sebagai tuan rumah, Komjen Pol Imam Widodo sebagai Komandan Korps (Dankor) Brimob berkepentingan untuk kelancaran dan pengamanan acara bersejarah tersebut.
Apalagi dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi memperoleh penghargaan Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dari Polri.
Penghargaan tersebut langsung disematkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pada Senin (14/10/2024) di Mako Brimon, Depok, Jawa Barat. Jokowi juga diangkat sebagai Warga Kehormatan korps Brimob.
Komjen Imam Widodo setelah menjadi Dankor Brimob, pada 14 Oktober 2023, pangkatnya dinaikkan dari Inspektur Jenderal (Irjen) menjadi Komisaris Jenderal (Komjen).
Ia dipromosikan di korps Brimob oleh Kapolri Listyo, menggantikan Komjen Anang Revandoko yang saat itu memasuki usia purna tugas.
Pergantian Dankor Brimob tertuang dalam surat telegram (ST) dengan nomor ST/2360/X/KEP./2023 tertanggal 14 Oktober 2023, yang ditandatangani Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Dedi Prasetyo atas nama Kapolri.
Imam Widodo merupakan komandan Brimob ke-31 sejak berdirinya kesatuan tersebut, pada 14 November 1945.
Pati kelahiran 22 September 1967 ini memang malang melintang di kesatuan Brimob (Brigade Mobil). Ia adalah lulusan dari Akademi Kepolisian tahun 1989.
Selain pendidikan kepolisian umum, Imam Widodo juga banyak menempuh pendidikan lain. Antara lain mengikuti pendidikan di PTIK (Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian) pada 1996.
Pendidikan lainnya Sespim (sekolah staf dan pimpinan) Polri hingga yang terakhir di Sesko TNI (Sekolah staf dan komando Tentara Nasional Indonesia).
Sempat menjadi Kapolres Tanjungpinang, Kepri. Kemudian melangkah sebagai Wadansat Brimob Polda Metro Jaya (2008).

