Dalam pernyataan resminya, Hasan menekankan bahwa keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan matang dan suasana hati yang tenang, bukan karena tekanan eksternal.
Ia menyebut bahwa sudah saatnya memberikan kesempatan kepada sosok baru untuk memperkuat komunikasi pemerintah ke depan.
Hasan juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kepercayaan yang telah diberikan, serta meminta maaf bila selama ini belum sepenuhnya memenuhi harapan.
“Saya sudah sering menyampaikan dalam podcast bahwa jika menghadapi persoalan di luar kemampuan saya, maka saya akan memilih mundur tanpa membuat kegaduhan,” ungkap Hasan.
Respons Publik
Keputusan mundur Hasan Nasbi mendapat apresiasi luas, baik dari rekan sesama pejabat negara maupun pengamat politik.
Banyak pihak menilai pengunduran dirinya sebagai langkah elegan yang menunjukkan kedewasaan dalam menjaga stabilitas komunikasi pemerintahan.
Meskipun tidak lagi menjabat di PCO, Hasan masih dipandang sebagai figur intelektual yang potensial.
Banyak yang menanti kiprahnya berikutnya, baik dalam dunia politik, akademik, maupun konsultasi komunikasi di masa depan.***




