Sosok

Profil Friderica Widyasari Dewi, Mantan Artis yang Jadi Pjs Ketua OJK

×

Profil Friderica Widyasari Dewi, Mantan Artis yang Jadi Pjs Ketua OJK

Sebarkan artikel ini
kiki 4
Friderica Widyasari Dewi, terpilih sebagai Ketua OJK baru. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Ketua sekaligus Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, efektif mulai Sabtu, 31 Januari 2026.

Penunjukan ini menyusul pengunduran diri mendadak empat pejabat teras OJK, termasuk Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara, sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akibat pembekuan indeks Indonesia oleh MSCI.

Wanita yang akrab disapa Kiki Widyasari ini bukan sosok baru di industri keuangan. Lahir di Cepu, 28 November 1975, ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat sebagai lulusan Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM), meraih gelar MBA dari California State University, Fresno, dan doktor dari UGM dengan predikat cumlaude.

Sebelum berkiprah di OJK, Kiki dikenal luas sebagai “ratu” pasar modal melalui perannya sebagai Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2009–2015 dan Direktur Utama KSEI hingga 2019. Wanita cantik ini juga sempat berkarir sebagai salah satu artis Indonesia dengan membintangi beberapa film dan sinetron.

Baca Juga  Korupsi CSR di BI, KPK Periksa Pegawai OJK

Sejak 2022, ia menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen di OJK.

Dalam penugasan barunya, Kiki memikul tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas sektor keuangan dan memulihkan kepercayaan pasar yang sempat terguncang.

Ia menegaskan akan melakukan penajaman kebijakan untuk merespons dinamika pasar terkini, terutama terkait transparansi data dan tata kelola emiten.

Penunjukan Kiki diapresiasi sebagai langkah cepat untuk menghindari kekosongan kepemimpinan. Dengan pengalaman panjang di industri pasar modal dan rekam jejak integritas yang solid, ia diharapkan mampu memimpin reformasi integritas di sektor keuangan Indonesia di tengah masa transisi ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *