Sosok

Profil Dewi Soekarno, Mantan Istri Presiden Soekarno Yang Kena Denda 3M

×

Profil Dewi Soekarno, Mantan Istri Presiden Soekarno Yang Kena Denda 3M

Sebarkan artikel ini
Profil Dewi Soekarno

KITAINDONESIASATU.COM – Dewi Soekarno, yang memiliki nama asli Naoko Nemoto, adalah sosok yang pernah menjadi istri keenam Presiden Republik Indonesia, Soekarno.

Baru-baru ini, Dewi kembali menjadi sorotan setelah Pengadilan Buruh Jepang menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp3 miliar terkait kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan miliknya.

Berikut adalah perjalanan hidup dan kontroversi yang melingkupi wanita berdarah Jepang ini.

Profil Dewi Soekarno

Naoko Nemoto lahir di Tokyo, Jepang, pada 6 Februari 1940, sebagai anak ketiga dari keluarga sederhana yang bekerja di sektor konstruksi migran. Masa kecil Dewi dihabiskan di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil, namun hal ini tidak menyurutkan semangatnya untuk mengejar pendidikan.

Ia menempuh pendidikan dasar di Togai School, Tokyo, pada 1946, kemudian melanjutkan ke Koryo School dan Mita School antara 1952 hingga 1955. Selepas lulus SMA, Dewi bekerja sebagai pramuniaga di perusahaan asuransi jiwa Chiyoda selama setahun untuk membantu ekonomi keluarganya.

Minatnya pada seni dan sastra membawa Dewi bergabung dengan Sishere Hayakawa Art Production, di mana ia mendalami seni tari klasik Jepang, menyanyi, dan drama. Bakat seni yang ia miliki, didukung oleh paras cantik, membuatnya sering tampil di berbagai pentas seni di Tokyo.

Baca Juga  Profil Jackson Irvine Pemain Tersubur Skuad Australia yang Berkarier di Bundesliga, Lengkap Statistik

Kisah Dewi berubah drastis ketika ia bekerja paruh waktu sebagai geisha dan kabaret di hotel ternama Tokyo. Pada usia 19 tahun, Dewi bertemu dengan Presiden Soekarno di Hotel Imperial pada 1959. Pertemuan ini membawa keduanya ke jenjang pernikahan pada 3 Maret 1962. Setelah resmi menjadi istri Presiden Soekarno, Naoko Nemoto mendapat nama baru, Ratna Sari Dewi Soekarno.

Dari pernikahannya, Dewi melahirkan seorang putri bernama Kartika Sari Dewi pada 11 Maret 1967. Kartika kemudian tumbuh menjadi seorang profesional yang pernah bekerja sebagai reporter televisi di Tokyo dan biro periklanan di New York. Kartika menikah dengan Frits Frederik Seegers, seorang pria Belanda yang menjabat sebagai Presiden Citibank Eropa.

Peran Dewi Soekarno di Masa Kepemimpinan Soekarno

Sebagai istri seorang presiden, Dewi dikenal memiliki penampilan modern bergaya Barat. Ia kerap mendampingi Soekarno dalam berbagai pertemuan penting dengan pemimpin negara lain. Pada 1964, Dewi menjadi Ketua Kehormatan Lembaga Persahabatan Indonesia-Jepang dan mendirikan komunitas Nadeshiko, yang beranggotakan wanita Jepang yang menikah dengan pria Indonesia.

Baca Juga  Siapa Cella Pramuka? Sosok di Balik Video Viral yang Bikin Heboh Dunia Maya!

Setelah wafatnya Soekarno, Dewi memilih meninggalkan Indonesia dan tinggal di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Prancis, dan Swiss. Pada 2008, Dewi memutuskan kembali ke Tokyo, Jepang. Di sana, ia sukses mengembangkan bisnis di bidang kecantikan dan perhiasan. Selain itu, Dewi juga dikenal sebagai selebritas yang kerap muncul di televisi Jepang, termasuk menjadi juri lomba kecantikan Miss International 2005.

Kontroversi PHK dan Denda Rp3 Miliar

Kasus hukum yang menjerat Dewi Soekarno bermula pada 2021, ketika dua karyawannya diberhentikan akibat ketidakhadiran mereka di kantor selama pandemi COVID-19. Kejadian ini terjadi setelah Dewi menghadiri pemakaman menantunya di Indonesia, yang diduga meninggal akibat COVID-19. Para karyawan merasa khawatir bahwa Dewi dapat membawa virus ke kantor, yang juga menjadi tempat tinggalnya.

Keputusan karyawan untuk tidak masuk kerja selama dua minggu guna menghindari kontak dengan Dewi dianggap sebagai bentuk penghasutan. Akibatnya, dua karyawan tersebut di-PHK dan mengajukan tuntutan ke Pengadilan Buruh Jepang. Setelah melalui proses hukum, pengadilan memutuskan bahwa Dewi bersalah dan harus membayar denda sebesar Rp3 miliar.

Baca Juga  Jennifer Lopez Bagikan Momen Spesial Natal Bersama Keluarga

Warisan dan Pengaruh Dewi Soekarno

Meskipun terlibat dalam berbagai kontroversi, kehidupan Dewi Soekarno tetap menjadi sorotan publik karena kisahnya yang unik sebagai wanita Jepang yang pernah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Komitmennya pada seni, kecantikan, dan perhiasan menunjukkan dedikasinya dalam berkarya di berbagai bidang.

Dewi juga tetap menjadi ikon budaya yang mempererat hubungan antara Jepang dan Indonesia melalui perannya sebagai istri Presiden Soekarno dan pendiri komunitas Nadeshiko.

Kisah Dewi Soekarno mencerminkan perjalanan hidup yang penuh warna, dari kehidupan sederhana di Jepang hingga menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Keberhasilannya dalam dunia seni dan bisnis, meskipun diwarnai oleh kontroversi, menunjukkan kegigihan dan semangat yang patut diapresiasi. Kehidupannya menginspirasi banyak orang untuk terus berjuang, meski dihadapkan dengan berbagai rintangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *