KITAINDONESIASATU.COM – Ángel Martín Correa Martínez, atau lebih dikenal sebagai Ángel Correa, adalah salah satu pemain sepak bola asal Argentina yang berhasil menorehkan karier gemilang di Eropa dan dunia.
Dari awal kariernya di San Lorenzo, lebih dari satu dekade bersama Atlético de Madrid, hingga kepindahannya ke Tigres UANL di Liga MX, Correa selalu dikenal sebagai pemain pekerja keras dengan kemampuan teknik luar biasa.
Profil Ángel Correa
Ángel Correa lahir pada 9 Maret 1995 di Rosario, Santa Fe, Argentina—kota yang juga melahirkan banyak bintang besar, termasuk Lionel Messi. Correa memulai karier profesionalnya di klub San Lorenzo pada 2012. Bersama klub asal Buenos Aires itu, ia cepat menunjukkan bakat istimewanya sebagai penyerang serbaguna.
Selama membela San Lorenzo, Correa sukses memenangkan Torneo Inicial 2013 dan menjadi bagian penting dalam perjalanan luar biasa tim hingga meraih Copa Libertadores 2014. Prestasi tersebut membuat namanya menarik perhatian banyak klub Eropa.
Pada 2014, Correa resmi direkrut Atlético de Madrid dengan biaya transfer sekitar €7,5 juta. Namun, debutnya sempat tertunda karena menjalani operasi jantung. Setelah pulih, ia bergabung dengan skuad Diego Simeone pada akhir 2014.
- Debut dan Peran Vital
- Debut resmi: 22 Agustus 2015 melawan UD Las Palmas.
- Gol pertama: 19 September 2015 kontra SD Eibar.
Sejak saat itu, Correa menjadi salah satu pemain paling konsisten di Atlético. Meski tidak selalu tampil sebagai starter, kontribusinya sering kali menentukan jalannya pertandingan. Bahkan, ia kerap dijuluki sebagai “senjata rahasia Simeone” karena mampu mengubah dinamika laga ketika masuk sebagai pemain pengganti.
Statistik dan Prestasi Ángel Correa di Atlético
Penampilan: lebih dari 460 pertandingan.
- Gol: 88 gol.
- Asist: sekitar 62–65.
Trofi bersama Atlético:
- La Liga: 2020–21.
- UEFA Europa League: 2017–18.
- UEFA Super Cup: 2018.
Diego Simeone bahkan menyebut Correa sebagai “emblema del Atlético”, atau lambang klub, karena dedikasi, loyalitas, dan kontribusinya selama lebih dari satu dekade.
Setelah 10 tahun mengenakan seragam Rojiblancos, Correa resmi meninggalkan Atlético pada Juli 2025. Ia bergabung dengan Tigres UANL, salah satu klub terbesar di Meksiko, dengan kontrak lima tahun dan biaya transfer sekitar €10 juta.
Perpisahan dengan Atlético penuh emosi. Correa melakukan “lap of honour” di Wanda Metropolitano, disambut tepuk tangan panjang dari para suporter yang selama ini setia mendukungnya. Kepindahannya ke Tigres dipandang sebagai babak baru, sekaligus tantangan segar bagi pemain berusia 30 tahun ini.
Banyak pengamat menilai, pengalaman Correa di Eropa akan menjadi aset berharga bagi Tigres, baik di kompetisi domestik maupun Liga Champions CONCACAF.
Karier Ángel Correa Bersama Tim Nasional Argentina
Perjalanan Correa tidak hanya cemerlang di level klub, tetapi juga di tim nasional Argentina.
- Argentina U-20: Menjadi kapten dan pemain terbaik di Sudamericano Sub-20 2015, di mana Argentina keluar sebagai juara.
- Tim senior: Debut pada 2015 dan hingga kini mencatat lebih dari 28 penampilan serta 3 gol.
Prestasi internasional:
- Copa América 2021: Juara bersama Lionel Messi dan rekan setim lainnya.
- Piala Dunia 2022: Menjadi bagian dari skuad Argentina yang menjuarai turnamen di Qatar.
Meski bukan pemain inti di tim nasional, kontribusinya tetap penting dalam memberikan kedalaman skuad.
Gaya Bermain Ángel Correa
Ángel Correa dikenal sebagai pemain dengan dribbling tajam, kecepatan tinggi, dan kemampuan menguasai bola di ruang sempit. Posturnya yang relatif mungil (1,71 m) justru membuatnya lincah dan sulit dihentikan bek lawan.
Karakteristik utama:
- Dribbling: Mampu melewati lawan dengan kontrol bola dekat.
- Versatilitas: Bisa bermain sebagai winger, second striker, hingga playmaker.
- Pressing: Aktif membantu pertahanan dengan tekanan tinggi ala “Simeone style”.
- Kecerdikan: Sering mencetak gol krusial di momen penting, termasuk sebagai super-sub.
Banyak pengamat menyamakan gaya bermainnya dengan Sergio Agüero, terutama karena kecepatan, akselerasi, dan finishing-nya.
Ángel Correa meninggalkan Atlético de Madrid bukan hanya sebagai pemain, melainkan juga sebagai simbol loyalitas dan ketekunan. Ia membuktikan bahwa meski bukan bintang utama, peran seorang pemain “tim” bisa sangat menentukan.
Di Meksiko, kehadirannya di Tigres diharapkan meningkatkan daya saing klub di level internasional. Dengan pengalaman di La Liga dan gelar Piala Dunia, Correa jelas membawa aura juara yang bisa menularkan mentalitas pemenang kepada rekan-rekannya.
Ángel Correa adalah contoh nyata pemain yang membangun karier melalui kerja keras, disiplin, dan dedikasi. Dari Rosario hingga Madrid, dan kini Monterrey bersama Tigres, perjalanan hidupnya penuh inspirasi. Ia mungkin bukan selalu yang paling mencolok di lapangan, tetapi kontribusinya sering menjadi penentu.
Dengan segala pencapaian di Eropa dan bersama Argentina, ditambah semangat baru di Liga MX, Correa tetap akan menjadi sosok yang diperhitungkan dalam dunia sepak bola. Para penggemar Tigres dan pecinta sepak bola di Amerika Latin tentu akan menantikan kiprahnya di babak baru ini.




