KITAINDONESIASATU.COM – Nama Ahmad Husein sempat mengguncang jagat media sosial dan jadi buah bibir warga Pati. Dialah koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), motor penggerak unjuk rasa besar-besaran pada 13 Agustus 2025 yang menuntut Bupati Pati, Sudewo lengser dari jabatannya.
Lewat akun TikTok @cybeer94, Husein bahkan menggaungkan ajakan untuk demo jilid II pada 25 Agustus 2025. Ribuan warga sudah menanti, dan warganet menyoroti sosoknya sebagai “pahlawan rakyat”.
Namun, publik terkejut ketika hanya sehari setelah mengajak masyarakat turun ke jalan, Ahmad Husein justru tampil dalam siaran langsung TikTok dan menyatakan mundur. Ia meminta maaf, mengaku bukan pahlawan, dan membatalkan rencana demo lanjutan.
Keputusan itu muncul setelah beredar foto dirinya bersama Bupati Sudewo, yang memicu spekulasi politik. Husein pun mengakui bahwa ia telah bertemu langsung dengan sang bupati, dan menilai gerakan AMPB mulai ditunggangi kepentingan politik.
“Semakin saya lihat, orang-orang itu makin melenceng jauh. Kayak ditunggangi politik,” ujar Husein.
Sosok Ahmad Husein kian kontroversial. Sebelumnya, ia pernah viral saat terlibat adu mulut panas dengan Plt Sekda Riyoso ketika Satpol-PP menyita donasi warga yang dipakai untuk mendukung aksi demonstrasi. Aksinya yang tegas membuat namanya makin dikenal, terlebih setelah ribuan orang memenuhi Alun-alun Pati menolak kebijakan kenaikan PBB-P2 hingga 250 persen.
Demo 13 Agustus itu berakhir ricuh, sejumlah fasilitas kantor bupati rusak, dan bahkan mendorong DPRD Pati membentuk Pansus hak angket untuk menjajaki pemakzulan Sudewo. Isu ini sampai ke telinga Gubernur Jateng Ahmad Luthfi hingga Mendagri Tito Karnavian.
Namun kini, ketika AMPB masih bersikukuh melanjutkan perjuangan lewat jalur DPRD, Ahmad Husein justru memilih mundur dan tidak lagi menyuarakan pemakzulan. Ia mengaku aspirasi sudah didengar langsung oleh Bupati Sudewo. (*)


