KITAINDONESIASATU.COM – Nama Prajogo Pangestu kini menjadi orang paling kaya di Indonesia untuk saat ini menurut majalah Forbes. Harta kekayaan pemilik Barito Pasific ini diketahui mencapai US$ 48,4 miliar atau sekitar Rp769,74 triliun.
Harta Prajogo tercatat tetap stabil saat harga saham beberapa perusahaannya bergerak volatil. Sebut saja harga saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terkoreksi 4,18% dalam sebulan terakhir dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) jebol 9,87% dalam sebulan terakhir.
Meski saham tersebut goyang, namun Prajogo Pangestu masih tetap berada di urutan pertama orang paling kaya di Indonesia. Tak ada yang bisa menandingi harta kekayaannya yang kini mencapai Rp769,74 triliun.
Sementara, orang kaya kedua dan ketiga diduduki oleh Robert Budi Hartono dan Michael Hartono atau Hartono bersaudara. Kakak beradik pemilik Grup Djarum ini mendapatkan sebagian besar kekayaan dari hasil investasi mereka di PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA).
Budi tercatat memiliki harta kekayaan sebesar US$25,9 miliar atau sekitar Rp411,70 triliun. Sementara itu Michael memiliki kekayaan senilai US$ 24,8 miliar atau sekitar Rp 394,37 triliun. Keluarga ini menjadi kaya raya berkat tembakau yang hingga saat ini perusahaannya masih menjadi salah satu produsen rokok kretek terbesar di Indonesia.
Untuk urutan keempat, Low Tuck Kwongyang merupakan pemilik PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), total harta kekayaan US$ 24,8 miliar atau sekitar Rp394,37 triliun. Kekayaan Low sangat volatil berkat sejumlah hal. Sumbernya tidak terdiversifikasi dan nyaris secara eksklusif berasal dari BYAN. Artinya, pergerakan saham BYAN akan sangat mendikte jumlah harta Low Tuck Kwong.
Di urutan kelima, ada konglomerat Indonesia asal India, Sri Prakash Lohia yang mencatatkan harta sebesar US$ 8,5 miliar atau sekitar Rp135,18 triliun yang dipastikan sebagian besar kekayaan ini dari bisnis manufaktur.
Pada 1976, orang terkaya kelima di Indonesia ini mendirikan PT Indorama Synthetics Tbk. (INDR) bersama sang Ayah yang menyediakan benang pintal. Pada saat itu ia masih remaja yang berusia 21 tahun. (*)






