KITAINDONESIASATU.COM – Nama Ajeng Kamaratih mendadak menjadi sorotan publik dan viral di media sosial usai dirinya mendapat ciuman di pipi dari Brigitte Macron, istri Presiden Prancis Emmanuel Macron. Peristiwa tersebut terjadi saat jamuan kenegaraan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu malam, 28 Mei 2025.
Ajeng hadir saat itu didaulat sebagai pemandu acara resmi kenegaraan, peran yang menunjukkan kepercayaan tinggi dari penyelenggara terhadap kemampuan dan profesionalismenya. Momen ini menjadi bukti eksistensinya sebagai figur publik dengan kemampuan komunikasi lintas budaya dan bahasa.
Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Kamis, 29 Mei 2025, Ajeng membagikan kisah masa lalunya. Ia mengenang masa SMA, di mana dirinya kerap dianggap tidak berprestasi hanya karena memilih jurusan Bahasa, berbeda dari teman-teman yang lebih memilih jurusan IPA.
Karier dan Prestasi Ajeng Kamaratih
Ajeng Kamaratih memulai karier di dunia media sebagai pembawa berita di program Liputan 6 Pagi dan Malam SCTV pada tahun 2007. Dua tahun kemudian, ia bergabung dengan RCTI untuk membawakan program berita Seputar Indonesia.
Kariernya terus berkembang ketika ia menjadi presenter di beberapa stasiun TV nasional ternama, seperti Kompas TV dan Metro TV, termasuk menjadi pembawa acara Metro Siang dan Hot Room.
Saat ini, Ajeng sudah tidak aktif sebagai jurnalis televisi. Namun, ia tetap menekuni dunia komunikasi sebagai presenter profesional dan moderator acara, dengan kemampuan bahasa yang luar biasa fasih dalam Bahasa Indonesia, Inggris, dan Prancis. Keahliannya itu membuatnya dipercaya dalam berbagai forum nasional maupun internasional.
Selain dunia media, Ajeng Kamaratih juga dikenal aktif di bidang seni dan modeling. Ia pernah menjadi pemenang favorit pembaca ajang Wajah Femina 2006, serta masuk dalam lima besar Miss Indonesia 2008 mewakili Bangka Belitung. Tak hanya itu, Ajeng memiliki kecintaan pada seni pertunjukan, seperti bermain piano dan menari balet. (*)


