Sosok

Penata Rambut Terkenal Curhat: Anne Hathaway Arogan!

×

Penata Rambut Terkenal Curhat: Anne Hathaway Arogan!

Sebarkan artikel ini
FotoJet 48
Anne Hathaway

Emanuel Miller, seorang penata rambut terkenal, mengungkapkan pengalamannya bekerja dengan artis Hollywood yang dianggapnya arogan.

Dalam podcast berjudul What It Was Like, Emanuel membagikan pengalaman terburuknya saat bekerja dengan selebriti, dan kali ini sosok yang disebutnya adalah Anne Hathaway.

“Saya menata rambut Anne Hathaway untuk sebuah film, dan itu adalah salah satu pengalaman terburuk. Anne sama sekali tidak memperlakukan saya dengan hormat. Selama 4,5 bulan bekerja, dia memperlakukan saya seperti pelayan,” ungkap Emanuel.

Dalam kesempatan itu, Emanuel juga menceritakan bahwa putrinya bekerja sebagai pemeran pengganti di proyek tersebut.

Namun, selama masa penataan rambut, Anne Hathaway yang kini berusia 41 tahun itu tidak sekalipun menunjukkan perhatian atau bertanya tentang dirinya maupun keluarganya.

Suasana selama bekerja pun digambarkan Emanuel sangat kaku dan canggung, tanpa adanya interaksi ringan ataupun percakapan pribadi.

Di sisi lain, Anne Hathaway membantah pernyataan tersebut, dengan menyayangkan bahwa ingatan Emanuel berbeda dari versinya.

“Disayangkan bahwa kenangan Manny (sapaan Emanuel) tentang waktu yang kita habiskan bersama sangat berbeda dari kenangan saya. Saya tetap mendoakan yang terbaik untuknya,” ungkap Anne dalam pernyataan yang dikutip dari PageSix.

Cuplikan podcast yang diunggah di TikTok langsung viral dan telah ditonton lebih dari 2,5 juta kali, memicu perdebatan di antara netizen.

Banyak yang membela Anne, dan berpendapat bahwa dalam hubungan profesional, klien tidak wajib membicarakan kehidupan pribadinya dengan penata rambut.

Namun, ada pula yang mendukung pandangan Emanuel bahwa setelah bekerja bersama selama 4,5 bulan, keheningan total dianggap sebagai sesuatu yang ganjil.

Sejumlah komentar di TikTok menunjukkan pendapat beragam. Sebagian besar merasa bahwa Emanuel tidak seharusnya mengharapkan percakapan pribadi, sementara yang lain melihat kurangnya interaksi dalam jangka waktu lama sebagai hal yang tidak biasa.

Netizen lain membandingkan situasi tersebut dengan bekerja di lingkungan profesional di mana tidak berbicara sama sekali selama berbulan-bulan bisa terasa janggal.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *