Sosok

Oni Febriarto Rahardjo Kembali Menjabat Wakil Direktur Utama BTN, Ini Perjalanan Kariernya

×

Oni Febriarto Rahardjo Kembali Menjabat Wakil Direktur Utama BTN, Ini Perjalanan Kariernya

Sebarkan artikel ini
Oni Febriarto Rahardjo

KITAINDONESIASATU.COM – Oni Febriarto Rahardjo kembali dipercaya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Rabu (26/3/2025).

Keputusan ini memperpanjang masa baktinya di posisi tersebut yang telah ia emban sejak 16 Maret 2023.

Perjalanan Karier Oni Febriarto Rahardjo

Oni Febriarto Rahardjo merupakan sosok bankir karir yang telah mengabdikan hampir 30 tahun hidupnya untuk BTN. Ia pertama kali bergabung dengan BTN pada tahun 1997 sebagai staf dan secara konsisten menunjukkan performa yang luar biasa hingga akhirnya menduduki berbagai posisi strategis.

Kariernya terus menanjak, mulai dari manajer kantor cabang, kepala divisi, hingga dipercaya sebagai Plt. Direktur Utama BTN. Alumni Universitas Diponegoro dan PPM School of Management ini juga pernah menjabat sebagai Direktur Commercial Banking pada periode Maret 2015 – Agustus 2019.

Pada Agustus 2019, ia diangkat sebagai Plt. Direktur Utama BTN setelah Suprajarto—yang sebelumnya ditunjuk sebagai Direktur Utama berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 29 Agustus 2019—memilih untuk tidak mengambil jabatan tersebut. Setelah menjalankan tugas sebagai Plt. Direktur Utama hingga November 2019, Oni kemudian dirotasi menjadi Wakil Direktur Utama Perum Perumnas pada Mei 2020.

Setelah tiga tahun berkarier di Perumnas, ia kembali ke BTN pada Maret 2023 sebagai Wakil Direktur Utama, dan kini, melalui RUPST 2025, posisinya sebagai Wakil Direktur Utama BTN kembali diperpanjang.

Jadwal RUPST BTN dan Bank Himbara Lainnya

Sebelumnya, RUPST BTN dijadwalkan berlangsung pada 14 Maret 2025, tetapi kemudian diundur menjadi 26 Maret 2025. Perubahan ini selaras dengan bank-bank lain yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Dalam tiga hari berturut-turut, bank-bank Himbara menggelar RUPST:

Senin (24/3/2025): PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp51,73 triliun dengan dividend payout ratio 86 persen.

Selasa (25/3/2025): PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyepakati pembagian dividen Rp43,5 triliun dengan dividend payout ratio 78 persen.

Rabu pagi (26/3/2025): PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menetapkan pembagian dividen Rp13,95 triliun dengan dividend payout ratio 65 persen.

Rabu siang (26/3/2025): PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp751,83 miliar atau setara Rp53,57 per lembar saham dengan dividend payout ratio 25 persen dari laba bersih tahun buku 2024.

Strategi BTN dalam Menjaga Kinerja Keuangan

Sebagai salah satu bank pelat merah yang berfokus pada pembiayaan perumahan, BTN terus memperkuat strategi bisnisnya untuk meningkatkan daya saing di industri perbankan nasional. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

Digitalisasi layanan perbankan – BTN terus mengembangkan layanan digital guna meningkatkan efisiensi operasional dan kenyamanan nasabah.

Peningkatan pembiayaan perumahan – BTN tetap fokus pada segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR), terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Kolaborasi dengan pengembang properti – Bank ini aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pengembang perumahan guna memastikan akses kredit yang lebih luas bagi masyarakat.

Penguatan permodalan dan efisiensi operasional – BTN juga memperkuat modal serta meningkatkan efisiensi agar tetap kompetitif di industri perbankan.

Kembalinya Oni Febriarto Rahardjo sebagai Wakil Direktur Utama BTN mencerminkan kepercayaan tinggi pemegang saham terhadap kepemimpinannya. Dengan pengalaman panjang di sektor perbankan, ia diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan BTN, terutama dalam mendukung sektor perumahan di Indonesia.

Sementara itu, keputusan RUPST 2025 yang menetapkan pembagian dividen dengan payout ratio sebesar 25 persen menunjukkan strategi BTN dalam menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan pertumbuhan jangka panjang. Dengan berbagai inovasi dan strategi bisnis yang terus dikembangkan, BTN optimis mampu mempertahankan posisinya sebagai bank andalan dalam pembiayaan perumahan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *