KITAINDONESIASATU.COM – Nanang Rohimat, seorang pengusaha muda dari Desa Genteng, Kecamatan Sukasari, Sumedang, Jabar, berhasil memanfaatkan potensi kopi lokal dengan menciptakan brand Kopi Aria yang diluncurkannya pada tahun 2021.
Dalam sebuah perbincangan, Nanang terusik untuk mengangkat kopi lokal Sumedang setelah melihat banyak petani yang hanya menjual ceri kopi mentah dengan harga rendah.
Sejak saat itu, Nanang bertekad untuk mengubahnya menjadi produk berkualitas tinggi.
“Ini menjadi tantangan, dan kami ingin memberikan nilai lebih pada produk kopi lokal,” ujarnya saat wawancara.
Bekerjasama dengan Kelompok Tani Mekar Harapan di Dusun Puncak, yang terdiri dari 24 petani, Nanang mengembangkan perkebunan kopi Arabika seluas 4 hektar di kaki Gunung Manglayang.
Salah satu metode unggulan yang digunakan dalam pengolahan kopi adalah metode honey, di mana ceri kopi dijemur tanpa dicuci, menghasilkan rasa manis alami.
Selain metode honey, Kopi Aria juga memproduksi kopi dengan proses full wash dan wine, dengan fokus utama pada kualitas dan cita rasa.
“Kami sebagian besar memproduksi kopi Arabika dengan berbagai proses, dan kualitas adalah prioritas kami,” tambahnya.
Meski menghadapi tantangan cuaca dan fluktuasi harga pasar kopi, Nanang dan tim tetap optimis. Mereka berupaya mendidik anggota kelompok tani untuk menghasilkan ceri kopi berkualitas tinggi yang siap bersaing di pasar kopi spesialti.



Respon (1)