Pada tahun yang sama, ia menduduki jabatan Direktur Komersial di PT KHI Pipe Industries. Lima tahun kemudian, tepatnya pada 2013, karir Akbar moncer dengan jabatan puncak sebagai direktur utama di perusahaan tersebut sampai dengan 2017.
Dia juga sempat mengisi pucuk pimpinan PT Krakatau Niaga Indonesia pada 2019. Setahun kemudian, pada 2020, ia diangkat menjadi Direktur Utama PT Krakatau Global Trading (KGT)
Selama di PT KGT, dulu bernama PT Krakatau National Resources, ia berhasil melakukan program transformasi dan restrukturisasi.
Perusahaan yang tadinya merugi Rp40 miliar, berkat kinerjanya hanya dalam waktu 8 (delapan) bulan, memperoleh keuntungan mencapai Rp8 miliar.
Sehingga, hal itu dicatat sebagai prestasinya saat ia mengabdi di Krakatau Steel Group.
Selain bekerja di BUMN, Akbar juga aktif diberbagai organisasi, antara lain menjadi pimpinan (chairman) dari IISIA (Indonesia Iron & Steel Industry Association).
Juga, menjabat sebagai Ketua Umum ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia), Kepala Badan Logistik dan Rantai Pasok di Kamar Dagang Indonesia (KADIN), serta Dewan Pembina di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). (amp/aps)***




