Sosok

Kisah 5 Anabul Andalan Polri Mengungkap Perkara Narkoba hingga Korban Bencana Alam

×

Kisah 5 Anabul Andalan Polri Mengungkap Perkara Narkoba hingga Korban Bencana Alam

Sebarkan artikel ini
Anabul
Prestasi anabul (anak bulu) bagi Polri dalam menggulung komplotan pengedar Narkoba hingga membantu korban bencana. (ist)

“Namun, Wibawa merupakan anjing pelacak kualifikasi umum,” ucapnya.

Anjing kelahiran  4 Januari 2015 ini ikut terlibat dalam melacak pemburu yang mengambil cula Badak  Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon.

“Nah, Wibawa ikut dalam pelacakan barang bukti bahkan penangkapan pelaku yang saat itu buron,” jelas Subarkah.

Subarkah mengatakan kronologi penangkapan pemburu cula badak, bermula pada Mei 2024. Kala itu Kepala Balai TN Ujung Kulon menyurati Direktorat Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri.

“Anjing Wibawa berhasil menemukan senjata api, 3 senjata locok dan 4 senjata angin di saung warga. Setelah itu atas bantuannya, tim juga menemukan pelaku DPO atas nama Atang (29),” terang Subarkah.

Selanjutnya ada K9 bernama Roby, yang sempat bersama Wibawa mencari jejak DPO pemburu Badak Jawa di TN Ujungkulon. Roby adalah anjing ras German Sepherd.

“Roby kualifikasinya sama dengan Wibawa, kualifikasi umum,” tutur Subarkah.

Selain kualifikasi narkoba dan umum, Dirpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri juga memiliki beberapa anjing pelacak lain.

Misalnya, Arco (7) sang pelacak handal bahan peledak (handak). Anjing jantan ras Malinois yang lahir 17 Januari 2017 silam ini sudah wara-wiri dalam penugasan pengamanan acara-acara kenegaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *