KITAINDONESIASATU.COM – Sosok Khofifah Indar Parawansa merupakan wanita pertama yang menjabat Gubernur Jatim di antara 13 gubernur lainnya semuanya laki-laki.
Sebelum menjabat Gubernur Jatim Khofifah dikenal sebagai politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Di partai berlambang Ka’bah ini Khofifah sempat menjabat sebagai Ketua Fraksi PPP di DPR-RI tahun 1984-1989.
Karier di politik Khofifah tergolong cepat setelah lulus di Ilmu Politik Fisip Unair Surabaya sempat beberapa tahun menjadi dosen kemudian menjabat Pimpinan Fraksi PPP pada tahun 1992-1997.
Selain menyelesaikan S1 Fisip Unair tahun 1991, Khofifah juga merangkap kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Surabaya lulus tahun 1989.
Selanjutnya Khofifah mengambil S2 di Fisip Universitas Indonesia lulus tahun 1997.
Banyak sekali aktivitas organisasi yang diikuti Khofifah disaat mudanya sejak SMA wanita asli Surabaya ini sudah menjadi Ketua Osis di SMA Khotijah tahun 1983.
Kemudian menjadi Ketua Ikatan pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), hingga menjadi Ketua Umum PMMI Cabang Surabaya pada tahun 1986.
Karir politiknya dimulai ketika Khofifah masuk kedalam organisasi politik yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP), hingga mengantarkan dirinya menjadi Ketua Fraksi PPP DPR-RI tahun 1992-1997.
Ibu dari empat anak ini tergolong sukses memimpin Jawa Timur hingga pada Pilgub tahun 2024 Khofifah berpasangan dengan Emil Dardak kembali maju untuk kedua kalinya sebagai Calon Gubernur Jatim 2024-2029.
Dalam pencalonan Gubernur Jatim, Khofifah bersaing dengan dua Srikandi lainnya yakni Tri Rismaharini berpasangan dengan Gus Hans dan Luluk Nur Hamidah berpasangan dengan Lukmanul Khakim.
Berdasarkan survey dari Indikator Poltik yang dilakukan pada perode 9-14 September 2024 lalu Khofifah menempati peringat pertama kategori simulasi enam nama semi terbuka.
Gubernur Jatim periode 2019-2024 tersebut mendapatkan elektabilitas sebesar 52 persen kemudian kompetitornya Tri Rismaharini memiliki elektabilitas sebesar 22,8 persen.
“Khofifah Indar Parawansa 52 persen paling banyak dipilih, kemudian Tri Rismaharini 22,8 persen. Nama lain jauh lebih rendah. Belum menjawab 13.8 persen,” kata Founder dan Peneliti Utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi, Minggu (29/9/2024).
Berikut ini perjalanan karir Khofifah Indar Parawansa dan pendidikan serta keluarganya:
Keluarga
Nama : Khofifah Indar Parawansa
Tempat tanggal lahir : Surabaya, 19 Mei 1965
Suami : Almarhum Ir H Indar Parawansa, M.Si
Anak : FatimahSang Mannagali
Jalaluddin Mannagali
Yusuf Mannagali
Ali Mannagali
Pendidikan
SD Taquma (1972-1978)
SMP Khodijah – Surabaya (1978-1981)
SMA Khodijah – Surabaya (1981-1984)
S1, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga, Surabaya (1984-1991)
S1, Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah, Surabaya (1984-1989)
S 2, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, Jakarta (1993-1997)
Perjalanan karier
Ketua Umum OSIS SMA Khadijah (1983)
Ketua Umum Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU)
Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Surabaya ( 1986 )
Dosen Universitas Wijaya Putra, Surabaya (1991 – 1992)
Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Taruna, Surabaya (1989)
Ketua Umum Muslimat NU 4 Periode sejak 30 Maret 2000
Pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR RI (1992-1997)
Pimpinan Komisi VIII DPR RI (1995-1997)
Anggota Komisi II DPR RI (1997-1998)
Wakil Ketua DPR RI (1999)
Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa MPR RI (1999)
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (1999-2001)
Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (1999-2001)
Ketua Komisi VII DPR RI (2004-2006)
Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa MPR RI (2004- 2006)
Anggota Komisi VII DPR RI (2006)
Ketua Partai PKB ( 1998 – 2000 )
Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ( 2000 – 2005 )
Anggota Dewan Pertimbangan DPP PKB ( 2000 – 2002 )
Anggota Dewan Syuro DPP PKB ( 2000 – 2002 )
Wakil Sekretaris Dewan Syuro PKB ( 2002 – 2007 )
Menteri Sosial Kabinet Kerja (2014 – 2018)
Gubernur Jawa Timur (2019 – 2024). **




