KITAINDONESIASATU.COM – Seorang desainer busana asal Inggris, Jean Pallant, baru-baru ini menemukan kembali salah satu desainnya yang telah lama hilang, setelah hampir 40 tahun, di sebuah toko amal Oxfam.
Pallant menggambarkan penemuan ini seperti melihat “anak kecil” yang hilang.
Mantel berwarna oranye dengan kancing besar yang dibuat Pallant pada tahun 1988 di meja dapurnya ditemukan dalam sumbangan pakaian di toko Oxfam di Mill Hill, London.
Pallant sangat terkejut dan emosional melihat mantel tersebut masih dalam kondisi hampir seperti baru.
“Rasanya luar biasa, saya mengenali setiap detailnya. Semuanya terlihat sama persis seperti saat pertama kali hilang,” katanya.
Manajer toko Oxfam, Marina Ikey-Botchway, mengungkapkan bahwa ia langsung menyadari mantel tersebut adalah barang spesial saat menemukannya di antara pakaian biasa.
Setelah memeriksa labelnya, dia mencari informasi di Google dan berhasil menghubungi Pallant.
Mantel itu dipilih oleh model era 60-an, Penelope Tree, untuk dikenakan dalam acara peragaan busana Style for Change, hasil kerja sama Oxfam dengan Vinted, dalam rangka kampanye Second Hand September.
Jean Pallant, yang aktif dalam revolusi budaya 1960-an bersama suaminya, kini tengah bekerja merestorasi dan mengelola koleksi busananya untuk disumbangkan ke Museum V&A di London.
Pallant juga mengungkapkan bahwa lima potong desain lainnya hilang bersamaan dengan mantel tersebut beberapa dekade lalu, dan hingga kini belum ditemukan.
Salah satu dari barang yang hilang memiliki nilai historis bagi Pallant, yakni busana yang dikenakan dalam peragaan busana TV pada tahun 1972, memperingati Inggris bergabung dengan pasar bersama Eropa.
“Saya akan membayar berapa pun untuk mendapatkannya kembali,” tuturnya dengan penuh harap.- ***
Sumber: The Guardian




