KITAINDONESIASATU.COM – Muhammad Arif kembali terpilih menjadi Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) periode 2024-2028. Di kepemimpinannya ia pun mengaku akan ikut andil mempercepat transformasi digital di tanah air.
Arif, terpilih menjadi ketua APJII dengan mendapatkan dukungan 581 suara dari 1.024 anggota yang hadir dalam Musyawarah Nasional XII APJII. Ia menyebut akan terus memperkuat peran APJII dengan pemerintah sebagai mitra strategis dan lembaga think tank.
“Dalam lima tahun ke depan, saya berkomitmen untuk menjadikan APJII sebagai penggerak utama ekosistem digital di Indonesia. Melalui kolaborasi dengan pemerintah, regulator, dan pelaku bisnis, kita akan mempercepat adopsi teknologi baru, membangun infrastruktur digital yang kuat, serta menciptakan kebijakan yang mendukung inovasi di sektor telekomunikasi,” kata Arif, yang dikutip, Jumat (27/9).
Ditambahkan Arif, APJII juga akan memperkuat kerja sama dengan sejumlah lembaga termasuk Kementerian Kominfo yang menjadi prioritasnya. Hal itu untuk merumuskan kebijakan proaktif yang menjawab tantangan keamanan siber, privasi data dan regulasi internet.
“Isu itu semakin mendesak sebab pertumbuhan ekonomi digital yang kian masif beserta juga sejumlah tantangannya,” imbuhnya.
Arif menambahkan, APJII sangat berperan penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis di sektor internet dan telekomunikasi, khususnya bagi anggotanya yang terdiri dari perusahaan penyedia jasa internet (ISP).
“Dan dalam lima tahun ke depan kami berencana memperkuat Indonesia Internet Exchange (IIX), yang merupakan salah satu pusat interkoneksi internet terbesar di Asia,” lanjut Arif.
Dijelaskan Arif, APJII juga akan terus fokus dalam peningkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur yang jadi tulang punggung penyedia layanan internet di Indonesia. Pihaknya juga akan mendorong pengembangan kemitraan bersama penyedia data center yang strategis, untuk efisiensi interkoneksi dan teknologi pendukung lainnya yang krusial untuk ekosistem internet nasional.
“Harapan kami bisa memperkuat posisi Indonesia dalam ekonomi digital global dan menarik investasi di sektor teknologi dan telekomunikasi,” imbuh Arif.
Pemerataan akses internet dan keterhubungan digital seluruh Indonesia juga jadi fokus, termasuk untuk mendorong inovasi berbasis teknologi. Karena semua upaya yang dilakukan untuk membangun masa depan digital yang lebih baik, lebih aman, dan lebih inklusif.
“Dengan dukungan dari seluruh anggota, pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, saya optimis Indonesia dapat mencapai kedaulatan digital yang sesungguhnya,” pungkas Arif. (*)




