Sosok

Profil Jusuf Muda Dalam; Orang Soekarno yang Mati dalam Penjara

×

Profil Jusuf Muda Dalam; Orang Soekarno yang Mati dalam Penjara

Sebarkan artikel ini
Yusuf Muda Dalam (Ist)
Yusuf Muda Dalam (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Di era Presiden Soekarno, Teuku Jusuf Muda Dalam adalah aktivis PNI (Partai Nasional Indonesia) sekaligus pendiri Bank Indonesia, di kenang sebagai korban pergolakan politik Orde Baru.

Pria kelahiran 1 Desember 1914 di Sigli, Aceh ini pada usai 22 tahun, tepatnya pada 1936, pergi ke negeri kolonial Belanda sekolah di perguruan tinggi Ekonomische Hoge School di Rotterdam, Belanda.

Selama 2 (dua) tahun studi di sana, ia menamatkan kuliah di tingkat doktoral. Pada 1941, masih di Belanda, Tentara Nazi Jerman datang invasi.

Jusuf Muda Dalam (JMD) muda selama setahun, dari 1943 – 1944, bergabung bersama mahasiswa Rotterdam dalam gerakan bawah tanah ikut angkat senjata.

Ia ikut menentang pendudukan Nazi Jerman, dan menjadi wartawan dari harian De Waarheid milik partai komunis Belanda.

Baca juga: Profil Jusuf Muda Dalam; Orang Soekarno yang Mati dalam Penjara

Usai Perang Dunia II, pada November 1946 hingga Februari 1947, Jusuf Muda Dalam pulang ke Tanah Air setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Ia datang ke Jakarta, melakukan liputan jurnalisme tentang revolusi Indonesia masih untuk harian De Waaheid. 

Pada Maret 1947, ia berkunjung ke nusantara lagi dan tak kembali ke Belanda. Kali ini ia menetap, mendapat tawaran bekerja pada Kementerian Pertahanan di Yogyakarta.

Di sana darah muda JMD bergolak melihat negara-negara kolonialis Eropa menjajah bangsa-bangsa di benua Asia Afrika.

Dalam pandangannya, saat  itu hanya ideologi sosialis dan komunis yang berseru mengangkat senjata melawan ideologi kapitalis-imperialisme. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *