KITAINDONESIASATU.COM – Ivanka Trump, putri pertama Presiden terpilih Donald Trump, mengungkapkan alasan mengapa ia tak akan kembali ke Washington DC untuk masa jabatan kedua ayahnya.
Dalam podcast “Him & Her Show” yang dipandu Skinny Confidential, Ivanka mengungkapkan bahwa meskipun ia menyukai kebijakan dan dampaknya, ia tidak menyukai politik.
Ia menyebut politik sebagai “bisnis yang sangat gelap dan negatif,” yang menurutnya sulit untuk dipisahkan dari kebijakan.
Ivanka juga menambahkan bahwa selama masa jabatan pertama ayahnya, ia merasa berada di pusat badai, tetapi ia tidak menyukai aspek negatif dari politik.
“Ada kegelapan di dunia itu yang tidak ingin aku sambut dalam duniaku,” katanya, dikutip dari New York Post pada Rabu, 15 Januari 2025.
Meskipun demikian, ia tetap berniat mendukung ayahnya selama masa jabatan yang akan datang.
Ivanka, –yang bersama suaminya Jared Kushner dan ketiga anak mereka pindah ke Florida setelah kekalahan Trump pada pemilu 2020– mengungkapkan bahwa ia lebih memilih untuk fokus pada peran sebagai ibu.
“Tujuan utama saya adalah menjadi ibu terbaik,” katanya, seraya menyatakan bahwa meskipun tugasnya di Gedung Putih sangat penting, ia tidak ingin melewatkan momen kecil bersama anak-anaknya.
Ivanka juga menyatakan bahwa meskipun keluarga mereka menghadapi banyak tantangan selama masa jabatan pertama Trump, ia merasa bahwa keputusan untuk tidak kembali ke Gedung Putih sesuai dengan nilai-nilai keluarga yang ia anut.
“Keputusan ini sangat mudah jika sejalan dengan nilai-nilai inti saya,” tambahnya.
Selama wawancara, Ivanka juga mengenang masa-masa di Gedung Putih sebagai pengalaman emosional yang penuh pembelajaran dan pertumbuhan pribadi.
Ia berharap dapat terus memberikan dampak positif, meskipun kini ia memilih untuk menjalani kehidupan di luar dunia politik.- ***
Sumber: New York Post






