KITAINDONESIASATU.COM-Hari ini, Rabu 16 Oktober 2024, warga Kabupaten Tangerang berduka. Pasalnya, mantan Bupati Tangerang dua periode Ismet Iskandar pada Selasa (15/10/2024) pukul 22.34 WIB menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Tangerang.
Jenazah akan dimakamkan di Jalan Abdullah Pakulonan Barat (belakang RS St. Carolus Gading Serpong) dan disalatkan dulu di Masjid Al Azom, Kota Tangerang sekitar pukul 10.00 WIB.
Ismet Iskandar yang lahir Rangkasbitung, Banten, pada 2 Mei 1948 meninggal dunia pada usia 76 tahun.Bupati Tangerang dua periode, yaitu dari tahun 2003 hingga 2013 ini dikenal sebagai sosok yang berdedikasi untuk memajukan Kabupaten Tangerang.
Sejumlah proyek penting mulai digarap dan salah satu proyek besar yang diprakarsainya adalah proyek Jalan Tol Serpong–Balaraja (Serbaraja). Bahkan Pemekaran Tangerang Selatan menjadi kotamadya juga terjadi di era kepemimpinan Ismet.
Pada awalnya, Ismet menentang pemekaran tersebut karena menilai wilayah itu belum siap menjadi kota mandiri. Namun, pada 2006 pemekaran akhirnya disetujui oleh legislatif.
Sebelumnya, pada 2005 Ismet menyetujui proyek reklamasi lahan di kawasan Dadap, yang sempat menuai kontroversi hingga dihentikan setelah adanya intervensi dari kelompok kerja lingkungan di DPR.
Setelah sukses pada periode pertamanya, Ismet Iskandar terpilih kembali sebagai Bupati Tangerang pada pemilihan umum 2008, berpasangan dengan aktor Rano Karno sebagai wakilnya dan mengakhiri masa jabatannya pada 2013 dan digantikan oleh putranya, Ahmed Zaki Iskandar yang sekarang menjadi Manager Timnas Sepak Bola Indonesia.
Sebelum menjabat sebagai bupati, Ismet Iskandar lebih dulu menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang di bawah kepemimpinan Bupati Agus Djunara dan terpilih menjadi bupati pada tahun 2003 setelah dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang
Selamat jalan Pak Ismet semoga Husnul Khotimah, Aamiin Ya Rabbal Alamin.






