Hiburan

SINOPSIS Film Pengepungan di Bukit Duri Karya Joko Anwar, Singgung Keretakan Sistem Pendidikan

×

SINOPSIS Film Pengepungan di Bukit Duri Karya Joko Anwar, Singgung Keretakan Sistem Pendidikan

Sebarkan artikel ini
SINOPSIS Film Pengepungan di Bukit Duri Karya Joko Anwar, Singgung Keretakan Sistem Pendidikan
SINOPSIS Film Pengepungan di Bukit Duri Karya Joko Anwar, Singgung Keretakan Sistem Pendidikan

KITAINDONESIASATU.COM – Film “Pengepungan di Bukit Duri” adalah film bergenre drama-thriller karya sutradara Joko Anwar yang diproduksi oleh Come and See Pictures bekerja sama dengan Amazon MGM Studios. 

Di ranah internasional, film ini dikenal dengan judul The Siege at Thorn High dan menandai kolaborasi perdana perfilman Asia Tenggara dengan studio besar Amerika.

Dengan naskah kuat dan penyutradaraan khas Joko Anwar, film ini menjadi refleksi pahit tentang pendidikan yang gagal menjadi harapan, serta bagaimana ketidakadilan dan diskriminasi menciptakan generasi penuh amarah.

Sinopsis Film Pengepungan di Bukit Duri

Film ini berkisah tentang Edwin (Morgan Oey), seorang guru pengganti yang ditugaskan di sebuah SMA khusus berisi siswa-siswa bermasalah. 

Alih-alih hanya mengajar, Edwin justru terjebak dalam situasi yang mengancam nyawanya. Para siswa di sekolah tersebut menolak segala bentuk otoritas, menjadikan guru sebagai target kekerasan brutal.

Dengan ketegangan tinggi dan aksi menegangkan, film ini menyuarakan isu-isu sosial yang relevan di Indonesia seperti keretakan sistem pendidikan, ketimpangan kekuasaan, hingga diskriminasi rasial. Pemeran lainnya termasuk Hana Pitrashata Malasan, Omara Esteghlal, Satine Zaneta, dan Farandika.

Cerita berlatar Jakarta tahun 2047 yang digambarkan sebagai kota yang sedang dilanda konflik sosial dan kebencian rasial. Edwin, keturunan Tionghoa, berusaha menepati janji kepada kakaknya untuk mencari keponakan yang hilang, dengan menyusup sebagai guru ke SMA Duri—sekolah “buangan” yang penuh kekerasan dan bahaya. Bersama Diana (Hana), satu-satunya guru idealis yang tersisa, Edwin perlahan membuka misteri keberadaan keponakannya di tengah kekacauan.

Ketika kerusuhan kota pecah dan pemerintahan kolaps, SMA Duri berubah menjadi zona pertempuran. 

Edwin dan keponakannya harus bertahan di tengah brutalitas siswa dan kekacauan sekolah. Film ini tidak hanya menyajikan ketegangan, tetapi juga menggambarkan perjuangan moral dan kemanusiaan dalam situasi ekstrem.

“Pengepungan di Bukit Duri” memadukan drama emosional, aksi intens, serta kritik sosial yang dalam, menjadikannya bukan sekadar tontonan, tetapi juga refleksi atas kondisi sosial Indonesia masa kini. 

Jadwal Tayang Pengepungan di Bukti Duri

Film ini telah diputar perdana dalam acara Gala Premier di Epicentrum XXI, Jakarta, pada Jumat, 11 April 2025. Penayangan serentak di seluruh bioskop Indonesia dijadwalkan mulai Kamis, 17 April 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *