KITAINDONESIASATU.COM – Calon Gubernur Jakarta Dharma Pongrekun berjuang untuk menjadi kepala daerah tanpa didukung partai-partai politik. Harta kekayaannya menjadi sorotan karena ia harus berjuang ekstra keras selama kampanye.
Dharma Pongrekun yang lahir di Palu, Sulawesi Tengah, pada 12 Januari 1966, diketahui baru pensiun pada tahun 2024 dengan pangkat terakhir sebagai Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi.
Dalam karirnya, pada tahun 2019, Dharma mencalonkan diri sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang berperan penting dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
Meskipun tidak berhasil terpilih, pencalonan tersebut menunjukkan kepercayaan publik dan pemerintah terhadap integritas serta kapabilitas Dharma dalam memimpin lembaga strategis tersebut.
Kini, melalui jalur independen ia mencoba untuk memberi gebrakan dengan maju sebagai calon Gubernur Jakarta. Dan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, berikut kekayaan Dharma.
A. Tanah dan Bangunan Rp. 9.280.245.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 400 m2/150 m2 di Jakarta Selatan dengan hibah akta Rp3.598.000.000
- Tanah Seluas 180 m2 di Jakarta Selatan hasil sendiri Rp1.401.900.000
- Tanah Seluas 64 m2 di Jakarta Selatan hibah dengan akta Rp.490.120.000
- Tanah Seluas 495 m2 di Jakarta Selatan hibah dengan akta Rp3.790.225.000
B. Alat Transportasi dan mesin
- Honda Beat Tahun 2014, hasil sendiri Rp6.000.000
- Honda CB150 Tahun 2016, hasil sendiri Rp9.500.000
- Toyota Fortuner 2019 yang tertera seharga Rp400 juta
- Toyota Avanza 2018 seharga Rp160 juta.
C. Kas dan Setara kas Rp50.000.000
F. Utang Nihil. (*)




