KITAINDONESIASATU.COM – Sekitar satu dekade silam, Karen Lam mengalami kecelakaan dapur yang menyebabkan luka bakar tingkat tiga pada lebih dari 10 persen tubuhnya.
Pemulihan fisiknya berlangsung selama dua tahun melalui cangkok kulit dan fisioterapi, diikuti oleh dua tahun perjuangan melawan masalah kesehatan mental, terutama depresi.
Pengalaman ini membuatnya mengadopsi prinsip bahwa setiap bekas luka adalah bagian dari proses penyembuhan.
Karen Lam adalah pemimpin industri kecantikan di Singapura dan menjabat sebagai Direktur Estetica Group, sebuah perusahaan yang didirikan oleh ibunya pada tahun 1980.
Ia bergabung dengan bisnis ini pada tahun 2003 dan mengambil alih kepemimpinan pada tahun 2016.
Di bawah arahannya, perusahaan ini berkembang dengan menambah beberapa merek baru, seperti ést.lab, Heure, dan Verdure, serta jaringan salon kecantikan.
Perjalanannya menuju pemulihan juga menjadi proses penemuan diri. Karen mengubah pandangannya tentang kecantikan, mulai menerima ketidaksempurnaan sebagai bagian dari keindahan, selaras dengan filosofi wabi-sabi Jepang.
Ia berharap dapat menginspirasi orang lain untuk menerima ketidaksempurnaan dan menemukan kekuatan dalam cerita hidup mereka.
Sebagai pemimpin generasi kedua, Karen menghadapi tantangan dalam melanjutkan warisan ibunya sambil membawa perusahaan ke arah yang lebih modern.
Ia menjalani pelatihan kecantikan untuk memperdalam pengetahuan dan keterlibatannya dalam bisnis, yang membantunya memperkenalkan teknologi baru seperti sistem transdermal SPHR™ dan inovasi berbasis sains lainnya untuk produk perawatan kulit.
Karen juga melihat kegagalan sebagai pelajaran berharga dalam inovasi.
Banyak produk sukses yang diluncurkan Estetica, seperti SPHR™, lahir dari penelitian bertahun-tahun dan kegagalan eksperimen.
Ia percaya bahwa fokus pada kebutuhan pelanggan dan pemahaman yang mendalam tentang mereka merupakan kunci sukses bisnisnya.
Selain inovasi produk, Karen juga menekankan pentingnya keberlanjutan di industri kecantikan, termasuk penggunaan bahan ramah lingkungan dan kemasan yang dapat diisi ulang.
Ia optimis tentang masa depan perawatan kulit holistik, dengan fokus pada hubungan antara kesehatan kulit dan kesehatan usus.
Karen berkomitmen untuk memperluas kehadiran internasional Estetica Group dengan pendekatan yang inovatif dan bertanggung jawab, serta ingin menjadi mentor yang dapat membimbing orang lain dalam menemukan jati diri mereka.- ***
Sumber: Portfolio






